WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda.
Ajukan Pertanyaan Anda Kepada Kami
Home / AlQuds / 100 Aktivis Palestina Bangun Barak di Kampung Khan Al-Ahmar

100 Aktivis Palestina Bangun Barak di Kampung Khan Al-Ahmar

100 Aktivis Palestina Bangun Barak di Kampung Khan Al-Ahmar 

Sumber. +972 Magazine (Twitter)

 

Palestineupdate.com – Sekitar 100 aktivis Palestina membangun lima barak di dekat kampung Khan Al-Ahmar, Tepi Barat, untuk melindunginya dari penghancuran oleh penjajah Israel.

Dilansir dari Alaraby.co.uk/english, pekan lalu Mahkamah Agung Israel menolak petisi terhadap penghancuran Khan Al-Ahmar dan mengumumkan akan meneruskannya. Ini menyebabkan 170 warga Palestina di kampung tersebut, termasuk 92 anak, menjadi terlantar.

Aktivis Abdallah Abu Rahmeh mengatakan pada Selasa (11/9), pembuatan barak merupakan sebuah pesan untuk Israel; “Ini adalah hak kami untuk membangun di tanah kami sendiri.”

Para aktivis mengatakan bahwa warga memiliki sedikit kesempatan kecuali membangun barak tanpa izin pembangunan dari Israel, yang hampir tidak pernah dikeluarkan kepada warga Palestina di wilayah pendudukan.

Selain itu, mengajukan perizinan bangunan dilengkapi dengan biaya dan pajak yang bisa mencapai puluhan ribu dollar – sebuah langkah yang tidak terjangkau oleh warga Palestina di Tepi Barat, di mana 27 persen populasi hidup di bawah garis kemiskinan.

Baca juga: Dua Perempuan Palestina Ditangkap Israel Setelah Kunjungi Al-Aqsha

Penghancuran yang dilakukan di Khan Al-Ahmar disebut-sebut sebagai “pembersihan etnis”, di mana tempat itu juga akan diubah menjadi permukiman baru untuk para pemukim ilegal Israel.

Jerman, Perancis, Italia, Spanyol dan Inggris memanggil Israel untuk tidak meratakan kampung tersebut, pada Senin (10/9).

“Oleh karena itu kami bergabung dengan Perwakilan Tinggi (EU)/Wakil Presiden (Federica) Mogherini memanggil pemerintah pendudukan Israel untuk tidak lagi melanjutkan rencana penghancuran kampung tersebut – termasuk sekolah – dan menelantarkan warganya,” ungkap lima negara tersebut dalam sebuah pernyataan.

“Konsekuensi penghancuran dan penelantaran akan dirasakan oleh warga di sana, termasuk anak-anak mereka, juga prospek solusi dua ngara.”

Organisasi Amnesty International juga telah menyesalkan penghancuran kampung Khan Al-Ahmar oleh Israel, menyebut tindakan tidak sah itu sebagai “kejahatan perang”. (kimikim/palestineupdate)

About admin

Check Also

Israel Tolak Visa Para Akademisi yang Kunjungi Universitas-universitas Palestina- Palestine Update

Israel Tolak Visa Para Akademisi yang Kunjungi Universitas-universitas Palestina

Palestineupdate.com – Israel telah melarang pemberian visa untuk para akademisi yang mencoba bekerja di universitas-universitas terkemuka …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *