WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda.
Ajukan Pertanyaan Anda Kepada Kami
Home / Al-Aqsha / Al-Quds Baik-baik Saja? Mari Belajar dari Sumber yang Benar

Al-Quds Baik-baik Saja? Mari Belajar dari Sumber yang Benar

Al-Quds dan Ramallah tidak sedang baik-baik saja, di mana penjajahan Israel di sana masih berlangsung.

Palestineupdate.com – Beberapa waktu lalu, jejaring sosial dihebohkan dengan pernyataan dari Permadi Arya Wiraswama atau Abu Janda dalam dua video, yang mengatakan bahwa terdapat kebebasan beragama di negeri Palestina, seperti Al-Quds dan Ramallah (Tepi Barat), serta tidak adanya konflik di sana. Sekarang, mari telaah dari sumber yang benar. Simak ulasan berita Palestina hari ini, ya!

Pertama, dari video yang direkam Abu Janda di Al-Aqsha, menurut aktivis kepalestinaan asal Indonesia yakni Muhammad Husein yang tinggal di Jalur Gaza; video tersebut kemungkinan direkam pada saat pelaksanaan Salat Jumat. Dari sanalah, Abu Janda menyimpulkan bahwa warga pribumi bisa secara bebas melaksanakan ibadah di Masjid Al-Aqsha.

Video Pernyataan Abu Janda terkait Al-Quds

Muhammad Husein menjelaskan, setiap hari Jumat, penjajah Zionis memang memperbolehkan warga Palestina untuk salat. Akan tetapi, tidak semua kalangan diperbolehkan. Jemaah yang boleh berkunjung hanyalah yang berasal dari kota Al-Quds, dan itu pun hanya mereka yang berusia di atas 50 tahun.

Muhammad Husein melanjutkan, apabila memang terdapat kebebasan beragama di sana, lantas bagaimana dengan ia (yang tinggal di Gaza) dan jutaan warga Gaza lainnya yang ingin pergi ke Al-Aqsha, namun dilarang oleh penjajah.

Video Tanggapan Muhammad Husein terkait Video Abu Janda

Secara umum, warga yang dilarang masuk biasanya adalah para pemuda atau mereka yang berusia aktif, sekitar 20 sampai 40, sementara untuk anak-anak dan para lansia, mereka masih bisa memperoleh akses terhadap masjid.

Penyerangan Israel terhadap Jemaah Al-Aqsha di Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah

Perlu diketahui bersama, pada hari raya Idul Adha 1440 Hijriah lalu, penjajah Israel melakukan serangan terhadap para jemaah Palestina yang akan melaksanakan salat Idul Adha di Masjid Al-Aqsha, sehingga pelaksanaaan salat sempat tertunda. Akan tetapi, para pemukim ilegal Israel dibiarkan masuk oleh tentara penjajahan.

Kedua, terkait video yang membahas bahwa di kota Ramallah – Tepi Barat tidak terdapat konflik, perlu diketahui bahwa Ramallah adalah salah satu kota di wilayah “Tepi Barat yang Diduduki” atau Occupied West Bank. “Diduduki” di sini maksudnya bahwa wilayah tersebut diduduki oleh penjajah Israel. Seperti Gaza yang disebut sebagai “wilayah pemblokadean” karena diblokade Israel, Tepi Barat disebut dengan “wilayah yang diduduki” karena diduduki oleh Israel.

palestina hari ini - bentrokan di Ramallah, Tepi Barat (2) - www.palestineupdate.com - Palestine Update
Keterangan foto: Bentrokan antara warga Palestina dan tentara Israel di Al-Mughayer, Ramallah bagian utara, Februari 2019. (Sumber. Quds News Network)

Ramallah menjadi salah satu kota di Tepi Barat yang sering kali mengalami serangan dan penggerebekan oleh tentara Israel. Desa-desa di Tepi Barat sering kali digerebek oleh Israel, di mana para penjajah itu melakukan perusakan terhadap rumah warga dan menangkap para pemilik rumah dengan berbagai dalih.

Salah satu contohnya terjadi pada awal Januari 2019 lalu, di mana kantor berita Turki – Anadolu Agency mengabarkan bahwa pasukan penjajah melakukan penggerebekan di kota Ramallah dan Al-Bireh, Tepi Barat. Penggerebekan tersebut kemudian memicu bentrokan, di mana para tentara menggunakan senjata tajam (peluru “live ammunition” dan peluru karet) dan gas air mata untuk melawan warga lokal, yang hanya bisa membalas dengan batu serta membakar ban.

Itu hanyalah sedikit bukti yang menunjukkan bahwa Palestina sedang tidak baik-baik saja. Penting bagi kita untuk mencari tahu dari sumber yang tepat. Jangan sampai kita terjerumus pada informasi yang salah, terutama terperangkap dalam jebakan Israel yang mencoba melakukan tindakan “white-washing”. Mereka berusaha menunjukkan citra baik di mata dunia, salah satunya melalui industri hiburan seperti diselenggarakannya “Kontes Menyanyi Eurovision” di Tel Aviv. Wallahu’alam. (kimikim/palestineupdate)

 

*Diambil dari beberapa sumber

About admin

Check Also

berita palestina - warga tepi barat tinggal di gua (1) - www.palestineupdate.com - Palestine Update

Terlantar Antarkan Mereka pada Gua-gua di Tepi Barat

Tidak cukup dengan menghancurkan rumah warga Palestina di Area C, Tepi Barat, penjajah secara tidak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *