WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda.
Ajukan Pertanyaan Anda Kepada Kami
Home / Berita / Apa Cerita di Balik Eksekusi Pemuda Palestina dengan Buldoser?

Apa Cerita di Balik Eksekusi Pemuda Palestina dengan Buldoser?

Belum lama ini, dunia kembali digegerkan dengan kebarbaran penjajah Israel, di mana pelecehan dilakukan terhadap jenazah pribumi.

 

Palestineupdate.com – Para tentara penjajah kembali memantik api dunia, dengan pelecehan yang mereka lakukan terhadap pribumi. Buldoser pun pada akhirnya menjadi diksi sensitif akhir-akhir ini. Sebenarnya, ulah apa lagi yang mereka lakukan? Simak ulasannya dalam kabar Palestina hari ini, ya!

Baca Juga: Serangan Israel ke Gaza Jadi Mimpi Buruk Panjang Pribumi

Nama pribumi itu adalah Ali Na’im, seorang pemuda Palestina berusia 27 tahun. Ia merupakan satu korban meninggal dunia bersama 3 korban terluka lain dalam serangan Israel yang terjadi pada Ahad lalu (23/2), di sebelah timur Khan Yunis – Jalur Gaza bagian selatan.

Ketika itu, pasukan Israel menerobos masuk ke wilayah perbatasan hingga sejauh 150 meter, dengan menggunakan buldoser. Mereka lantas mengambil tubuh Ali, setelah memperlakukan tubuhnya dengan cara yang tidak manusiawi.

Mereka mengangkat tubuh Ali beberapa kali, melemparkannya ke tanah, sebelum pada akhirnya diangkat kembali dengan cara yang sangat melecehkan, lalu membawanya ke pagar pemisah.

Berita Palestina: Serangan Udara Israel Sebabkan Mereka Kehilangan Kawan Baik

Menurut saksi mata, buldoser penjajah menjepit kepala Ali dan menggantung sisa tubuhnya.

Maka di tengah kekacauan hari itu, di mana berondongan tembakan penjajah, juga deru tank serta gigi-gigi buldoser, terdengar di mana-mana – sejumlah pemuda “muncul ke permukaan” untuk berusaha menarik tubuh korban yang tak berdaya tersebut.

Mereka adalah Ahmad Najjar, Muhammad Najjar, dan Mu’taz Najjar.

Baca Juga: Para Jurnalis yang Kembali Jadi Sasaran Serangan Israel

“Saya bergegas ke daerah yang menjadi target – bersama dua teman saya – untuk mencari tahu apa yang sedang terjadi dan memberikan bantuan…” ungkap Ahmad.

“… Kami melihat ambulans Palestina tidak dapat maju ke tempat kedua pemuda yang menjadi target pasukan penjajah Israel. Kami melepas pakaian kami untuk kami jadikan tandu guna mengevakuasi korban. Kami maju untuk mengambil kedua korban tersebut.”

Akan tetapi, proses evakuasi tersebut tidak mudah. Berulang kali mereka harus berlari menghindari tembakan-tembakan penjajah dari jarak jauh. Sampai salah satu dari ke tiganya juga terluka, Muhammad Najjar.

Berita Palestina: Khan Yunis dan Hebron Kembali Jadi Target Serangan Penjajah Israel

“Selama proses penyelamatan korban, sebuah tank dan buldoser militer menerobos masuk dan mulai melakukan aksi pengejaran, juga berusaha membawa serta menarik tubuh korban dengan menggunakan gigi-gigi buldoser…”

Sementara itu, seorang wartawan bernama Ismail Abu Omar yang berada di lokasi, menggambarkan aksi penyelamatan sebagai tindakan yang berani. Ia begitu mengapresiasi tindakan heroik tersebut.

Dirinya bertanya-tanya, “Kekuatan dan kegigihan (macam) apa yang dimiliki para pemuda tersebut, saat mereka menghadapi buldoser dengan dada telanjang mereka?” (kimikim/palestineupdate)

 

Sumber. Melayu Palinfo

About admin

Check Also

Israel Hancurkan Perpustakaan dan Tangkap Putra Peneliti Palestina

Israel menghancurkan rumah, perpustakaan seorang peneliti Palestina, menangkap kedua putranya lantas mengancam agar tidak ada …

One comment

  1. Knp pbb diam saja,lalu untuk apa pbb di bentuk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *