Apa Maksud dari Aksi Kepulangan Akbar di Jalur Gaza? - Informasi Palestina Terkini
Home / Artikel / Apa Maksud dari Aksi Kepulangan Akbar di Jalur Gaza?

Apa Maksud dari Aksi Kepulangan Akbar di Jalur Gaza?

Palestineupdate.com – Aksi (damai) Kepulangan Akbar ‘The Great Return March’ telah memasuki pekan ke-11. Laporan terbaru menyebutkan bahwa korban meninggal dunia bertambah 4 orang, sementara lebih dari 300 orang mengalami luka-luka. Sebenarnya, apa itu Aksi Kepulangan Akbar? Middle East Eye telah mewawancarai pencetus ide Aksi Kepulangan Akbar, Ahmed Abu Artema, seorang aktivis politik dan jurnalis yang berusia 34 tahun. Ahmed menjelaskan, ide awal aksi damai diawali dari tulisan yang ia buat di akun media sosial Facebook, pada 7 Januari 2018. “Ketika itu saya berpikir, apa yang akan terjadi apabila 200.000 orang bergabung di dekat pagar perbatasan Israel-Gaza, memasuki tanah milik kami, yang dicuri Israel tahun 1948, membawa bendera Palestina dan kunci rumah kami,” ucapnya. Ahmed kemudian mengakhiri tulisannya dengan hashtag #GreatMarchofReturn. Orang-orang yang membaca tulisannya pun tertarik.

Apa Maksud dari Aksi Kepulangan Akbar di Jalur Gaza?

Keterangan Gambar : Para demonstran pada aksi peringatan Hari Al-Quds di Tehran, 8 Juni 2018 (Foto oleh IRNA). Sumber. Press Tv)

Dua minggu setelahnya banyak orang yang membicarakan ide itu. Menurut Ahmed, alasan di balik tulisannya naik ke permukaan adalah mometum dengan kondisi yang terjadi hingga hari ini. Pertama-tama, meningkatnya pemblokadean Israel di Gaza juga kematian perlahan yang ditargetkan pada warga Palestina di sana. Selain itu, situasi ekonomi dan medis yang memburuk di Gaza, penutupan perbatasan, tidak ada gaji yang dibayarkan, tidak ada pekerjaan. Seluruh aspek inilah yang kemudian menjadi pemicu. Akan tetapi, satu pemicu terbesar adalah pengakuan sepihak Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, terkait status Al-Quds (Yerusalem) sebagai ibu kota Israel. Juga, bocornya informasi bahwa UNRWA berada di ujung tanduk, semua ini menimbulkan ketakutan, kecemasan dan warga yang terintimidasi. Ini mendoronf mereak untuk ikut serta. “Konsep Aksi Kepulangan Akbar bukanlah cara tradisional dalam memprotes. Ini bukan perjuangan bersenjata atau sebuah ketenangan yang pasif atau sunyi, yang menyebabkan lebih banyak sanksi oleh Israel dan Otoritas Palestina di Ramallah. Konsepnya adalah kami dapat melakukan protes dan demonstrasi tanpa berperang,” tambahnya. Terkait risiko yang menanti, Ahmed menjelaskan bahwa orang-orang Palestina di Gaza adalah masyarakat yang hidup, murah hati, dan percaya pada hak juga alasan mereka. Warga Gaza adalah orang-orang yang berjuang untuk kebebasan, martabat dan keadilan. Lantas, siapa yang mengorganisasi aksi ini?

Zionis Israel mengklaim bahwa warga Palestina hanya sedang dimanfaatkan oleh Kelompok Perjuagan Islam Hamas. Ahmed mengkonfirmasi bahwa aksi dilakukan secara kolektif oleh pemuda-pemudi, organisasi-organisasi sosial sipil, sejumlah partai dan faksi politik. “Ini adalah pilihan untuk kesatuan sosial dan nasional Palestina,” akunya. “Aksi damai tentulah pilihadn dari seluruh masyarakat Palestina, termasuk seluruh faksi dan institusi sosial sipil. Tentu saja, ada saja percobaan-percobaan Israel untuk mencemarkan nama baik dan memfitnah aksi dengan menyalahkan Hamas, juga mengganggu warga dari tujuan awal mereka terhadap aksi damai, yakni hak warga Palestina untuk kembali ke tanah air dan rumah mereka di Palestina,” jelas Ahmed. Ia melanjutkan bahwa Hamas adalah bagian dan paket dari struktur sosial dan politik dari masyarakat Palestina. Hamas juga ambil bagian dalam aksi sama seperti faksi-faksi Palestina lainnya. Aksi bukanlah pilihan Hamas melainkan pilihan seluruh masyarakat Palestina. Ahmed lalu ditanya mengenai pernyataannya bahwa: ia tidak percaya dengan perjuangan bersenjata melainkan mengakhiri apartheid Israel dan hidup berdampingan dengan Israel. “Ya, saya percaya apa yang Gandhi sampaikan terkait isu Palestina, di mana itu lebih efektif dibandingkan perjuangan bersenjata. AAA: Yes, I believe in the Gandhian side of the Palestinian cause which I believe is more effective than armed struggle. Ini adalah keyakinan saya. Saya tidak bermasalah dengan orang-orang Israel sebagai manusia, tapi saya memiliki masalah dengan apartheid Israel, penindasan dan mental rasis yang bersikeras menghilangkan hak-hak kami. Tidak ada masalah hidup setara dengan orang-orang Israel tapi tidak dengan diskriminasi etnis dan rasial. Terakhir, ia ditanya mengenai kemungkinan mewujudkan solusi satu negara. Ahmed lalu menjawab, “Solusi satu negara, di mana seluruh masyarakat setara di bawah satu hukum, adalah ide yang sangat besar dan kuat, yang saya pikir akan bertumbuh di masa depan dan mendapatkan momentumnya.

Sejauh ini, hambatan utama untuk mencapai solusi satu negara adalah ideologi Zionisme di lingkungan Israel. Ini sudah berakar kuat di jiwa orang-orang Israel. Tidak ada persetujuan umum dan posisi jelas mengenai solusi satu negara di pihak Palestina, tapi mungkin dapat berubah.

Bertepatan dengan Dua Hari Besar Lain

Aksi pada Jumat (8/6) yang bertepatan dengan peringatan perang Arab-Israel tahun 1967, disebut juga Aksi Satu Juta untuk Yerusalem (One-Million March for Jerusalem). Aksi pun dimaksudkan untuk meminta hak pulang para pengungsi. Aksi juga bertepatan dengan Hari Al-Quds, sebuah peringatan tahunan yang jatuh pada Jumat akhir di bulan Ramadan untuk menyerukan hak masyarakat Palestina. Kurang lebih 800 kota di dunia memperingati hari tersebut, untuk menunjukkan rasa solidaritas mereka terhadap warga Palestina juga mengecam pendudukan dan kekejaman Israel yang terjadi berdekade lamanya. Beberapa kota yang mengadakan aksi solidaritas adalah Tehran (Iran), London (Inggris) dan Toronto (Kanada). (kimikim/palestineupdate)

Sumber. Presstv.com, Middleeasteye.net

About admin

Check Also

Israel Hancurkan 2 Rumah Warga Palestina di Hebron -Palestine Update

Israel Hancurkan 2 Rumah Warga Palestina di Hebron

Palestineupdate - Dilansir dari Quds Press, Pasukan pendudukan Israel pada Rabu (10/10), menghancurkan 2 rumah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

×
we are very glad if you contact us. Thanks