WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda.
Ajukan Pertanyaan Anda Kepada Kami
Home / Al-Aqsha / Bahaya! Ibranisasi Merajelela di Palestina

Bahaya! Ibranisasi Merajelela di Palestina

Informasi seputar bahaya Ibranisasi yang sedang terjadi di Palestina

palestineupdate.com — Berbagai cara dilakukan Israel untuk menghapus semua hal yang berkaitan dengan Palestina di tanah jajahannya. Salah satu yang masif dilakukan tetapi banyak yang tidak menyadarinya ialah Ibranisasi pada nama tempat dan surat-surat penting. Mau tau seperti apa Ibranisasi yang dilakukan Israel di wilayah Palestina? Simak informasi selengkapnya hanya di Palestine Update, portal berita terkini Palestina.

 

Apa itu Ibranisasi?

Ibranisasi merupakan sebuah upaya menghapuskan bahasa Arab di wilayah Palestina dan menggantinya dengan bahasa Ibrani, baik secara lisan ataupun tulisan. Bahasa Ibrani itu sendiri adalah bahasa resmi yang digunakan oleh Israel.

 

Keterangan Foto : Papan informasi di Jerusalem Forest hanya menampilkan tulisan berbahasa Ibrani. Dok. Hiking in The Holyland

 

Misi Ibranisasi ini telah dilakukan oleh bangsa Yahudi sejak tahun 1920-an melalui pembelian tanah-tanah yang dilakukan oleh Jewish National Fund. Tanah tersebut mereka ganti menjadi nama-nama wilayah dalam bahasa Ibrani.

Proses Ibranisasi ini masih terus terjadi hingga saat ini, terutama pada bangunan dan tanah-tanah Palestina yang telah dirampas oleh Israel. Berikut ini apa saja yang menjadi sasaran Ibranisasi di wilayah Palestina:

 

  1. Nama dan Identitas Desa di Palestina

Sejak terjadinya pengusiran besar-besaran bangsa Palestina (Nakba) pada tahun 1948, terdapat banyak sekali desa yang hancur dan desa yang tidak lagi berpenghuni. Desa-desa tersebut diratakan oleh Israel lalu diganti menjadi area hutan dengan identitas Israel.

Hal ini dilakukan sebagai upaya menghilangkan ingatan bahwa dahulu pernah ada manusia (bangsa Palestina) yang pernah tinggal di wilayah tersebut.

 

Keterangan Foto: Penunjuk jalan di Al-Khalil (Hebron) yang hanya mencantumkan bahasa Ibrani dan bahasa Inggris. Dok. Oakland Institute

 

Tak berhenti sampai di situ, Israel sampai detik ini masih merampas tanah-tanah penduduk Palestina dan mengusir mereka dari tempat tinggalnya. Lalu tanah-tanah ini diubah menjadi area pemukiman ilegal Yahudi yang sudah jelas akan menggunakan nama-nama Ibrani.

Bahkan kondisi yang menyedihkan ini juga ditegaskan oleh Moshe Dayan, seorang jenderal dan politisi Israel yang mengatakan bahwa, “…desa-desa Yahudi dibangun di atas desa-desa Arab. Kamu bahkan tak tahu nama arab desa-desa tersebut, dan aku tak menyalahkanmu, karena buku-buku geografi (yang menyebutkan nama-nama desa tersebut) tak ada lagi…” (Lawrence Davidson: 2012).

 

  1. Bangunan Bersejarah dan Nama Jalan di Palestina

Ibranisasi bangunan bersejarah di Palestina dilakukan Israel sebagai upaya untuk memutus ingatan tentang Palestina, misalnya saja Masjid Ibrahimi yang diganti namanya menjadi Gua Makhpela. Bahkan tidak sedikit bangunan yang justru dihancurkan dengan tujuan untuk menulis ulang sejarah di sana.

 

Keterangan Foto : Penunjuk jalan yang menggunakan nama Jerusalem dan tidak mencantumkan nama Al-Quds. Dok.972 Magazine

 

Nama jalan pun turut menjadi sasaran Israel. Strategi yang mereka lakukan ialah mengganti nama-nama Arab dengan dengan nama-nama berbahasa Ibrani lalu melatinkan nama tersebut untuk penggunaan publik.

 

  1. Surat-Surat Penting

Penjajahan Israel tidak hanya secara geografis dan politik saja, tetapi juga telah menyasar pada bahasa resmi yang digunakan di dalam surat-surat penting yang berhubungan dengan kehidupan penduduk Palestina.

Beberapa instansi masih menggunakan dua bahasa pada suratnya yaitu bahasa Arab dan bahasa Ibrani, namun tidak sedikit pula yang secara utuh menggunakan bahasa Ibrani.

Hal ini pernah diutarakan oleh Hanady Halawani , Murabithah  Al-Aqsha (Pelindung Masjid Al-Aqsha), ketika melakukan pengobatan di rumah sakit yang terhubung dengan asuransi nasional Palestina.

 

Keterangan Foto : Surat Pemeriksaan Kesehatan berbahasa Ibrani di Rumah Sakit Yerusalem. Dok. Hanady Halawani

 

Hanady menyampaikan, “Mengapa surat pemeriksaan dalam bahasa Ibrani? Mengapa kami dirawat di rumah sakit berbahasa Ibrani? Kami dipaksa untuk menerima perawatan di rumah sakit Yerusalem yang berada di bawah kendali pendudukan Israel. Kami tidak melakukan itu sebagai pengakuan atas keberadaan mereka, dan kami tidak melakukannya secara sukarela. Tetapi karena Yerusalem benar-benar telah tenggelam dalam kendali mereka”

 

Mau tau apa saja taktik Israel untuk kuasai Jalur Gaza ? Simak di sini yuk!

 

Ibranisasi Sebagai Misi Menghapus Eksistensi Palestina

Ibranisasi merupakan salah satu strategi andalan Israel dalam menghapus eksistensi Palestina. Misalnya saja, penggunaan rambu-rambu jalan yang bahasa Arabnya telah dihilangkan di wilayah Al-Khalil. Rambu-rambu ini menunjuk ke permukiman ilegal Yahudi dan dibuat seolah-olah permukiman Yahudi itu adalah satu-satunya permukiman yang eksis di wilayah tersebut.

 

Keterangan Foto : Papan teks sejarah Yahudi di tengah kota Al-Khalil. Dok. Palsolidarity

 

Bahkan Israel memasang tanda dan papan teks lainnya yang menjelaskan sejarah dan warisan Yahudi pada wilayah tersebut. Isinya pun dibuat seolah-olah  sejarah itu adalah satu-satunya sejarah yang benar.

Semua ini sejalan dengan misi Zionis yang ingin mengubah realitas sejarah dan eksistenti Palestina sesuai dengan narasi Israel yang menyebutkan bahwa, tanah ini (Palestina) adalah milik bangsa Yahudi dan bangsa Arab (baik Muslim mau pun Kristen) adalah penyusup di wilayah ini. (miftah/palestineupdate)

 

Sumber: Aljazeera, Hidayatullah, Palinfo, Palsolidarity, Wikipedia

 

About admin

Check Also

musim dingin palestina - wwwpalestineupdatecom - 4

Ekstrim! 5 Fenomena Alam di Musim Dingin Palestina

Ketimbang menyebutnya sebagai cuaca buruk, fenomena alam jelang musim dingin Palestina ini lebih pantas disebut …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *