WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda.
Ajukan Pertanyaan Anda Kepada Kami
Home / Artikel / Benarkah Qatar Hentikan Pengiriman Bantuan ke Gaza di 2020?

Benarkah Qatar Hentikan Pengiriman Bantuan ke Gaza di 2020?

Qatar yang selama ini memberikan bantuan untuk Gaza dikabarkan akan menghentikan pengiriman bantuan pada 2020 mendatang, dikarenakan sejumlah rintangan yang dihadapi negara tersebut.

Palestineupdate.com – Kabar mengejutkan datang dari Qatar, di mana surat kabar Lebanon Al Akhbar mengklaim bahwa negara tersebut tidak akan lagi memberikan bantuan untuk Gaza di tahun 2020 mendatang. Apa alasan Qatar yang selama ini memiliki hubungan baik dengan Palestina, khususnya Gaza, terkait kabar tersebut? Simak kabar Palestina hari ini, ya!

Dikutip dari para pejabat Hamas, utusan Qatar – Mohammed El-Emadi – memberi tahu partai dan lainnya di Gaza bahwa terdapat sejumlah kesulitan dan halangan terkait pembaruan bantuan di tahun 2020.

Berita Palestina: Blokade Sebabkan Gaza Alami Kerugian hingga 70 Juta Dolar

Jalur Gaza sendiri menerima bantuan bulanan sebesar USD 30 juta, dengan menargetkan 109 ribu keluarga Gaza yang hidup dalam kemiskinan, juga guna membiayai sejumlah impor bahan bakar untuk wilayah, yang telah menderita selama 12 tahun terakhir akibat pemblokadean Israel.

Sumber menyebutkan, meski begitu para pemimpin Hamas meyakini bahwa bantuan akan tetap diperbarui dikarenakan relasi mereka dengan Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad Al-Thani, dan yang lebih penting adanya risiko peningkatan eskalasi baru antara Jalur Gaza dan Israel – apabila bantuan dihentikan.

Kekhawatiran terkait keberlanjutan tidak jelas dari bantuan Qatar, muncul di dalam pembicaraan para pejabat dan tokoh politik Israel yang menyerang Gaza, serta rencana untuk menargetkan para pemimpin Hamas baru-baru ini – sebuah taktik lama yang digunakan Israel demi membatasi pengaruh partai. Beberapa seperti pimpinan partai Biru dan Putih (Kahol Lavan) yakni Benny Gantz, telah memberikan dukungannya terkait ide tersebut. Sementara itu, kabinet keamanan  Israel telah menolak metode semacam itu, karena hasilnya tidak dapat diprediksi.

berita palestina - yahya sinwar pimpinan hamas (2) - www.palestineupdate.com - Palestine Update
Keterangan Foto: Pimpinan Hamas, Yahya Sinwar. (Sumber. Google)

Ultimatum Gaza

Terkait kondisi hari ini, pimpinan Hamas di Gaza yakni Yahya Sinwar memperingatkan bahwa Jalur Gaza dapat meledak setiap saat di hadapan pendudukan Israel, apabila situasi kemanusiaan di wilayah tidak membaik.

“Bersiaplah untuk sesuatu yang besar, karena kami tidak akan lagi menoleransi krisis kemanusiaan di Jalur Gaza dan tidak akan bersabar lagi,” ungkap Sinwar dalam sebuah pertemuan hari Senin, yang dimaksudkan untuk para pemimpin Israel.

“Krisis kemanusiaan ini telah menghantam seluruh aspek kehidupan di Jalur Gaza dikarenakan blokade dan sanksi yang dikenakan terhadapnya; oleh karena itu, kami membuat keputusan bahwa apabila krisis tetap berlangsung, situasi akan meledak di hadapan para penjajah,” ucapnya. (kimikim/palestineupdate)

 

Sumber. Middle East Monitor, Days of Palestine

About admin

Check Also

berita palestina - warga tepi barat tinggal di gua (1) - www.palestineupdate.com - Palestine Update

Terlantar Antarkan Mereka pada Gua-gua di Tepi Barat

Tidak cukup dengan menghancurkan rumah warga Palestina di Area C, Tepi Barat, penjajah secara tidak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *