WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda.
Ajukan Pertanyaan Anda Kepada Kami
Home / Al-Aqsha / Cari Tahu Lebih Dalam tentang Jihad Islami

Cari Tahu Lebih Dalam tentang Jihad Islami

Gaza belum lama ini diserang oleh Israel yang menyebabkan gugurnya pemimpin Jihad Islami, Bahaa Abu Ata. Jihad Islami sendiri merupakan gerakan nasionalis Palestina yang menentang penjajahan Israel di negeri.

Palestineupdate.com – Belum lama ini, seorang pemimpin dari Jihad Islami syahid dalam serangan udara Israel yang dilancarkan ke wilayah Jalur Gaza, dengan menargetkan rumah dari sang pemimpin. Sebenarnya, apa itu Jihad Islami dan bagaimana kaitannya dengan penjajah Israel? Mari simak kabar Palestina hari ini!

Menurut laman Council on Foreign Relations,  Jihad Islami Palestina (Palestinian Islamic Jihad (PIJ) merupakan organisasi nasionalis Islam Palestina yang menentang secara keras keberadaan Israel. Organisasi diiklaim sebagai organisasi teroris oleh Departemen Luar Negeri Amerika Serikat di tahun 1997. Tidak seperti Fatah dan Hamas, Jihad Islami tidak berpartisipasi dalam dunia politik.

berita palestina - gerakan jihad islami di palestina (2) - www.palestineupdate.com - Palestine Update
Keterangan Foto: Pemimpin Jihad Islami, Bahaa Abu Ata, yang syahid dalam serangan udara Israel 12 November 2019. (Sumber. Suara Palestina News Agency)

Pendiri dari Jihad Islami, Fathi Shaqaqi dan Abd Al-Aziz Awda, merupakan pelajar di Mesir dan anggota dari Ikhwanul Muslimin Mesir (Egyptian Muslim Brotherhood) hingga akhir tahun 1970-an – ketika mereka mengambil kesimpulan bahwa Ikhwanul Muslimin menjadi terlalu moderat dan tidak cukup berkomitmen untuk tujuan Palestina.

Jihad Islam hadir sebagai entitas terpisah yang berkomitmen untuk menghancurkan militan Israel, dan membangun kembali negara Palestina yang berdaulat.

Siapa Saja yang Pernah Memimpin Jihad Islami?

Fathi Shaqaqi pindah dari Gaza ke Mesir untuk belajar ilmu medis dan menjadi (anggota) aktif di Ikhwanul Muslimin Mesir. Ia pada akhirnya meninggalkan organisasi karena meningkatnya moderasi dan pergi bersama pemimpin spiritual lama Jihad Islami, Abd Al-Aziz Awda.

Berita Palestina: Gerakan Jihad Islami juga Kecam Pemotongan 30% Gaji Pegawai

Ia pergi melintasi Timur Tengah, pergi ke tempat pengasingan membawanya, sebelum akhirnya menetap di Damaskus di bawah perlindungan Suriah. Shaqaqi tetap menjabat sebagai kepala organisasi hingga kematiannya pada tahun 1995 di Malta.

Dirinya kemudian digantikan oleh Ramadan Abdallah Shallah, seorang Palestina didikan Inggris, yang mengajar mata kuliah mengenai Timur Tengah di University of South Florida sejak tahun 1990 hingga 1995.

Serangan hingga Gencatan Senjata di Gaza

Dilansir dari laman Suara Palestina News Agency, serangan yang dilakukan Israel sejak Selasa (12/11) ke wilayah Jalur Gaza akhinya berakhir dengan gencatan senjata. Menurut Palsawa, Jihad Islami dan Israel menyepakati gencatan senjata setelah dimediasi oleh Mesir. Gencatan senjata berlaku sejak pukul 5:30 pagi waktu setempat, Kamis (14/11).

berita palestina - serangan israel ke gaza pada november 2019 (3) - www.palestineupdate.com - Palestine Update
Keterangan Foto: Serangan Israel ke Gaza pada Maret 2019. (Sumber. Suara Palestina News Agency)

Menurut Sekjen Jihad Islami Ziad Nakhala, Israel telah menyampaikan rencana gencatan senjata.

“Israel ingin melakukan gencatan senjata dan kami telah menetapkan syarat-syarat yang harus dipenuhi, salah satunya adalah menghentikan pembunuhan terhadap pemimpin gerakan pejuang, serta berhenti menembak demonstran Aksi Kepulangan Akbar (Great March of Return),’’ seperti dikutip Maannews.

Sementara itu, menurut seorang petinggi dari Jihad Islami yang tidak disebutkan namanya, menjelaskan bahwa gencatan senjata dilakukan berdasarkan kesepakatan para pejuang Palestina. (kimikim/palestineupdate)

About admin

Check Also

berita palestina - warga tepi barat tinggal di gua (1) - www.palestineupdate.com - Palestine Update

Terlantar Antarkan Mereka pada Gua-gua di Tepi Barat

Tidak cukup dengan menghancurkan rumah warga Palestina di Area C, Tepi Barat, penjajah secara tidak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *