WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda.
Ajukan Pertanyaan Anda Kepada Kami
Home / Gaza / Hamas Dokumentasikan 2.457 Pelanggaran Israel Selama Bulan April

Hamas Dokumentasikan 2.457 Pelanggaran Israel Selama Bulan April

Palestineupdate.com – Sebuah laporan dikeluarkan oleh Kantor Informasi Hamas, di mana 2.457 pelanggaran telah dilakukan Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem, selama bulan April kemarin.

Dilansir dari laman resmi Hamas, pelanggaran-pelanggaran tersebut meliputi penembakan, penangkapan, penggerebekan rumah, pelarangan pergi, penyitaan properti, penyerangan, dan penodaan situs suci oleh pemukim Israel.

Salah satu pelanggaran paling serius adalah penembakan terhadap lima warga Palestina, termasuk tahanan berusia 20 tahun yang meninggal akibat luka yang diderita, setelah tentara menembaknya di dekat pos pemeriksaan Za’tara di Salfit, Tepi Barat.

Di dalam laporan diungkapkan bahwa 99 warga Palestina terluka dalam serangan tentara dan pemukim Israel di seluruh wilayah Tepi Barat, selama satu bulan terakhir.

Selama April, tentara Israel menahan 405 warga Palestina dalam penggerebekan-penggerebekan di seluruh wilayah Tepi Barat dan Yerusalem. Selain itu, laporan mendokumentasikan untuk bulan yang sama, sebanyak 531 penggerebekan dilakukan tentara terhadap rumah-rumah warga lokal.

Menurut laporan, selama sebulan terakhir tentara juga membangun 453  pos pemeriksaan militer permanen dan sementara, yang kemudian menghambat pergerakan warga Palestina di kota-kota dan desa di Tepi Barat.

Sementara itu, juga terjadi gelombang besar-besaran penghancuran rumah warga oleh tentara, sebagai bagian dari kebijakan hukum kolektif yang menargetkan warga Palestina.

Baca Juga: Yordania Berikan Surat Peringatan Terkait Pelanggaran Israel Terhadap Al-Aqsha

Tentara Israel menghancurkan 18 rumah di Tepi Barat, 11 di antaranya di Yerusalem yang berada di bawah tuduhan pembangunan tanpa izin.

Israel juga melakukan pelanggaran di situs-situs suci Tepi Barat dan Yerusalem pada bulan April, sekitar 2.739 pemukim menodai Masjid Al-Aqsha, dibadingkan bulan Maret di mana 1.524 pemukim menyerbu kompleks suci.

Di laporan tercatat bahwa Otoritas Israel melarang 374 warga Palestina bepergian selama sebulan terakhir, dan mengusir 23 lainnya dari Masjid Al-Aqsha.

Masih selama April, 41 bangunan dihancurkan di wilayah Tepi Barat dan Yerusalem, termasuk toko dan bangunan pertanian, juga menyita 23 properti, termasuk kendaraan dan peralatan.

Laporan juga mendokumentasikan 33 serangan dan 138 penembakan terhadap warga oleh tentara serta pemukim Israel.

Di tengah peningkatan aktivitas pemukiman, Otoritas Israel menyetujui pembangunan 770 unit pemukiman baru di Pemukiman “Betar Illit”, Tepi Barat, dan 70 lainnya di Pemukiman “Metasada”, keduanya dibangun di tanah Palestina yang diduduki tahun 1967.  (kimikim/palestineupdate)

About admin

Check Also

Israel Tolak Visa Para Akademisi yang Kunjungi Universitas-universitas Palestina- Palestine Update

Israel Tolak Visa Para Akademisi yang Kunjungi Universitas-universitas Palestina

Palestineupdate.com – Israel telah melarang pemberian visa untuk para akademisi yang mencoba bekerja di universitas-universitas terkemuka …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *