WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda.
Ajukan Pertanyaan Anda Kepada Kami
Home / Berita / Heboh Gelombang Kampanye Media Tolak Rencana Trump untuk Palestina

Heboh Gelombang Kampanye Media Tolak Rencana Trump untuk Palestina

Palestineupdate.com – Rencana perdamaian Timur Tengah – khususnya untuk Palestina – yang dibuat oleh Amerika Serikat, Deal of the Century, menuai banyak protes dari banyak pihak. Belum lama ini, dunia maya bahkan diramaikan oleh kampanye menolak rencana yang dibuat Donald Trump (Presiden AS) tersebut.

Dilansir dari Daysofpalestine.com, kampanye yang menggunakan puluhan cuitan dan gambar dari orang-orang pro Palestina tersebut, juga menegaskan bahwa wilayah Palestina dari sungai hingga laut adalah untuk warga Palestina. Selain itu, tidak seorang pun memiliki hak melakukan tindakan yang berlawanan dengan warga Palestina atau berbicara atas nama warga Palestina, membahas hak-hak dan perbatasan mereka.

Mengomentari kampanye tersebut, Said Shoiab, koordinator media sosial dari Tim Days of Palestine mengatakan, “Deal of the Century tidak lebih dari mendeklarasikan ‘misi tercapai’, seperti yang dilakukan pasukan invasi lain di Timur Tengah.”

Said menambahkan, “Warga Palestina menolak ‘diancam dan ditekan’ menggunakan kebutuhan keuangan mereka untuk membahayakan hak mereka.”

Baca Juga: Isi “Deal of the Century” Terungkap untuk Pertama Kalinya

Tolak Deal Of Century - palestine update

Palestinian Voices Team juga  berpartisipasi dalam kampanye media tersebut. Abedalraheem Alfarra, pendirinya, mengatakan, “Kami tidak akan menerima proyek Trump, Deal of the Century, yang telah menjadi ‘Slap of the Century’ (Tamparan Abad Ini).”

Alfarra menambahkan, “Rencana tersebut akan memberikan Israel sebuah hak untuk membangun negara mayoritas Yahudi di tanah kami sendiri, Palestina, jadi tidak untuk Deal of the Century.”

Sementara itu, dilansir dari laman Palestine News Network, Lebanon menolak rencana AS yang ingin menginvestasikan miliaran dolar di negara tersebut sebagai imbalan untuk memukimkan pengungsi Palestina, menurut pembicara parlemen Lebanon, Nabih Berri, pada hari Ahad (23/6).

“Mereka yang berpikir bahwa ‘melambaikan’ miliaran dolar dapat memikat Lebanon, yang berada di bawah tekanan krisis ekonomi yang mencekik, membuatnya menyerah atau menukarkan prinsip-prinsipnya, itu keliru,” ucap Berri dalam sebuah pernyataan. (kimikim/palestineupdate)

About admin

Check Also

berita palestina - apakah indonesia dan israel lakukan normalisasi - www.palestineupdate.com (1)

Ada Apa dengan Indonesia dan Israel Akhir-Akhir Ini?

Penjajah Israel buat kegemparan dengan menyebut Indonesia, sebagai negara yang akan melakukan normalisasi dengan pihaknya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *