WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda.
Ajukan Pertanyaan Anda Kepada Kami
Home / Berita / Hidup di Area H2, 5.600 Pribumi Harus Lewati Pos Pemeriksaan

Hidup di Area H2, 5.600 Pribumi Harus Lewati Pos Pemeriksaan

Palestineupdate.com – Adanya pendudukan menghambat jalannya kehidupan warga Palestina, termasuk bagi mereka yang tinggal di Hebron, wilayah Tepi Barat (yang diduduki), dilansir dari Middleeastmonitor.com.

Sebuah penelitian yang dilakukan UN OCHA (The United Nations Office for the Coordination of Humanitarian Affairs), menyebut bahwa sekitar 5.600 warga Palestina di sana harus melewati pos pemeriksaan (buatan penjajah) agar bisa mencapai rumah mereka.

Studi menyebut tentang H2, sebuah area yang berada di bawah kontrol langsung Israel dan mengisi 20 persen wilayah Hebron, di mana terasa dampaknya oleh warga Palestina setempat akibat adanya pemukim dan militer Israel.

Sekitar 33.000 warga Palestina tinggal di H2, bersama dengan ratusan pemukim ilegal Israel.

“Pusat kota Hebron secara fisik terpisah dari sisa kota lain melalui penyebaran hambatan fisik, antara lain,” ungkap UN OCHA, menambahkan bahwa “saat ini terdapat 121 hambatan semacam itu, termasuk 21 pos pemeriksaan yang dikelola secara permanen.”

Baca Juga: Bentrokan Pecah, Zionis Tutup Pos Pemeriksaan Beit El di Ramallah

Menurut penemuan dalam penelitian tersebut, “Sekitar 5.600 warga Palestina di wilayah terdampak harus melewati pos pemeriksaan dengan jalan kaki untuk mencapai rumah mereka, termasuk hampir semua yang tinggal di area terlarang dan dua pertiga populasi di area terlarang.”

Di kuartal terakhir tahun 2015, Otoritas Israel menganggap area yang mencakup empat dari lima kompleks pemukiman tersebut sebagai ‘zona militer tertutup’, di mana hanya warga Palestina yang terdaftar sebagai penduduk area tersebut saja yang diizinkan masuk.

“Sejak akhir tahun 2015, enam pos pemeriksaan menguasai akses kedua area tersebut yang telah dibangun dengan menara, pintu putar, dan pendeteksi logam,” lapor UN OCHA. “Warga Palestina yang melewati beberapa pos pemeriksaan ini dipotret, dan sejumlah kamera untuk mendeteksi wajah telah diperkenalkan untuk mengawasi pergerakan.” (kimikim/palestineupdate)

About admin

Check Also

Israel Tolak Visa Para Akademisi yang Kunjungi Universitas-universitas Palestina- Palestine Update

Israel Tolak Visa Para Akademisi yang Kunjungi Universitas-universitas Palestina

Palestineupdate.com – Israel telah melarang pemberian visa untuk para akademisi yang mencoba bekerja di universitas-universitas terkemuka …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *