WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda.
Ajukan Pertanyaan Anda Kepada Kami
Home / Berita / Iftar untuk Keluarga Palestina yang Terkurung di Balik Tembok Israel

Iftar untuk Keluarga Palestina yang Terkurung di Balik Tembok Israel

Palestineupdate.com – Pada hari Ahad (26/5), sekelompok aktivis Palestina dan internasional mengadakan acara buka bersama (iftar) di sisi bagian dalam tembok (Israel) di kampung Al-Walaja, Yerusalem bagian selatan, sebagai bentuk solidaritas untuk keluarga Shananir yang tinggal di sisi lain tembok.

Tembok tersebut dibangun oleh penjajah Israel, yang menyebabkan warga di sana terisolasi dan akhirnya mempersulit mereka keluar-masuk kecuali dua kali melalui gerbang besi di sekitar tembok, yang memisahkan area perkampungan.

Langkah-langkah tersebut bahkan bertentangan dengan keputusan pengadilan-pengadilan Israel, yang memutuskan mengizinkan keluarga Shananir untuk pindah tahun lalu. Pada saat itu, pengadilan Israel memerintahkan penghancuran gerbang baru agar bisa memberikan akses keluar-masuk kepada keluarga tersebut.

Komite Koordinasi Perjuangan Populer (Popular Struggle Coordination Committee (PSCC)) mengadakan acara buka bersama tersebut bersama para aktivis, Pembela Hak Asasi Manusia, perwakilan faksi-faksi Palestina, dan warga kampung. Acara juga dimaksudkan untuk menuntut kebebasan para pemilik tanah Palestina.

Baca Juga: Tembok Rasial Saksi Bisu Pencaplokan Tanah Palestina oleh Zionis Israel

 

Saat acara berlangsung, tentara Israel menghalangi Omar Shananir dan keluarga keluar dari rumah untuk bergabung dengan yang lain, memaksa mereka kembali ke dalam rumah.

Ketua PSCC, Munther Amira, mengatakan bahwa tentara Israel mengunci gerbang besi di sana, mengurung keluarga Shananir di dalam rumah mereka.

Munther menambahkan, para aktivis kemudian mencoba memasukkan sejumlah makanan berbuka puasa melalui kawat berduri dan gerbang besi. Akan tetapi, tentara Israel mencegah mereka melakukannya dan melarang Omar beserta keluarga mengambil makanan sebelum iftar, secara tidak manusiawi dan barbar.

“Tindakan keji terhadap keluarga tersebut mencerminkan sebuah model isolasi Nazi yang bersifat rasis oleh Israel,” ucap Munther.

“Langkah-langkah tersebut dimaksudkan untuk memaksa keluarga Omar keluar dari rumah tanah mereka, guna memfasilitasi pelaksanaan rencana pemukiman.” (kimikim/palestineupdate)

Sumber. Palestine News Network

About admin

Check Also

berita palestina - pohon milik warga Palestina dirusak Israel (1) - www.palestineupdate.com - Palestine Update

Propaganda Israel terhadap Sektor Pertanian Pribumi Palestina

Penjajah Israel melakukan propaganda terhadap sektor pertanian Palestina, salah satunya dengan merusak tanaman dan pohon …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *