WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda.
Ajukan Pertanyaan Anda Kepada Kami
Home / Wacana / Israel Berdalih Hancurkan Rumah Penduduk Palestina karena “Area Hijau”

Israel Berdalih Hancurkan Rumah Penduduk Palestina karena “Area Hijau”

Palestineupdate.com – Ratusan warga Palestina yang berada di “hutan damai” di Yerusalem Timur akan kehilangan rumah mereka, setelah pengadilan Israel menolak banding terhadap penghancuran rumah, dilansir dari Alaraby.co.uk/english.

Akan tetapi, pemerintahan kota Yerusalem (yang dikuasai Israel) telah berupaya mengubah zonasi “hutan damai”, sehingga putusan pembongkaran tidak berlaku untuk struktur yang dibangun oleh Israel di area tersebut.

Banyak rumah di Yerusalem Timur dibangun tanpa lisensi, yang memungkinkan bagi Israel untuk memerintahkan pembongkaran. Akan tetapi, warga Palestina mengatakan bahwa hampir mustahil memperoleh izin pembangunan dari Israel.

Pengadilan Distrik Yerusalem menguatkan keputusan untuk menghancurkan 60 bangunan di lingkungan tersebut, karena rumah-rumah itu berlokasi di “hutan damai” Israel.

“Hutan damai” adalah area hijau yang dimaksudkan untuk menghubungkan Yerusalem Barat dan Timur, serta untuk mempromosikan kehidupan berdampingan antara komunitas Israel dan Palestina.

Area tersebut dikategorikan sebagai area atau hutan umum, oleh karena itu bangunan penduduk tidak diizinkan.

Sebelumnya penduduk telah mencoba meminta otorisasi untuk bangunan yang sudah ada serta izin untuk bangunan baru, dengan bantuan arsitek dan pengacara.

Baca Juga: Pengadilan Tinggi Israel Bahas Pengusiran Rumah Warga Palestina di Yerusalem

Rencana mereka ditolak pada tahun 2008, karena menyangkal rencana zonasi untuk kota tersebut.

“Ini bukan berarti kami tidak ingin memperoleh izin membangun, mereka yang tidak akan mengizinkan kami untuk memperolehnya,” ucap Walid Shweiki, salah satu penduduk di sana.

“Keluargamu bertambah, kamu memiliki istri dan anak. Ke mana kamu bisa pergi dan menetap? Di jalan? Kamu perlu tempat.”

Penjajah Israel di pemerintahan kota mengajukan dakwaan terhadap para pemilik rumah di pengadilan lokal dan mendapatkan perintah penghancuran bangunan, tetapi proses tersebut tertunda ketika tiga keluarga itu mengajukan banding di pengadilan distrik.

Pengajuan banding mereka ditolak dua pekan lalu, menyebabkan 500 orang kehilangan tempat tinggal. (kimikim/palestineupdate)

About admin

Check Also

Tiga Bocah Palestina Meninggal Setelah Terkunci di Dalam Mobil

Tiga Bocah Palestina Meninggal Setelah Terkunci di Dalam Mobil

Palestineupdate.com – Tiga anak Palestina meninggal dunia pada hari Kamis (24/5) setelah  mereka menderita lemas …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *