WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda.
Ajukan Pertanyaan Anda Kepada Kami
Home / Al-Aqsha / Israel: Ibadah di Al-Aqsha bagi Yahudi, Mungkin Akan Direncanakan

Israel: Ibadah di Al-Aqsha bagi Yahudi, Mungkin Akan Direncanakan

Palestineupdate.com – Belum lama ini, penjajah Israel yang diwakili oleh Menteri Keamanan Dalam Negeri dan Strategi Gilad Erdan mengatakan, (perihal) orang-orang Yahudi yang beribadah di dalam kompleks Masjid Al-Aqsha “boleh jadi direncanakan di masa mendatang”.

Melansir dari Middleeastmonitor.com, Erdan memberikan komentar tersebut di acara bincang-bincang 103FM Ben Caspit dan Aryeh Eldad.

Menyebut-nyebut perihal konfrontasi di Bab Ar-Rahmah, salah satu area di dalam kompleks yang ditutup oleh otoritas pendudukan Israel pada 2003, Erdan menolak saran yang mengatakan bahwa warga Palestina diizinkan menggunakan tempat tersebut.

“Para Muslim di (Kuil) Gunung menyelundupkan karpet dan beribadah di sana (Bab Ar-Rahmah) secara semena-mena, layaknya mereka dapat beribadah di tengah jalan,” ucap Erdan. “Tidak seorang pun dapat mencegah seseorang berbibadah di mana pun dia mau.”

“Sayangnya, tidak ada pelarangan terhadap warga Yahudi dalam kerangka status quo di Kuil Gunung (kompleks Masjid Al-Aqsha),” dalihnya, lalu menambahkan: “Ini juga sesuatu yang mungkin direncanakan di masa yang akan datang.”

Baca Juga: Ketegangan di Al-Aqsha Meningkat, Hamas Serukan Perlawanan

Sementara itu, menanggapi serangan-serangan Israel terhadap jemaah Palestina di Masjid Al-Aqsha, Kelompok Perlawanan Islam Hamas menyeru warga Palestina di wilayah Tepi Barat, Yerusalem, dan wilayah-wilayah Palestina lain untuk melindungi Al-Aqsha, serta menentang keputusan Israel yang menutup situs suci.

Hamas juga mendorong mereka agar menjunjung tinggi hak mereka yang tidak bisa dicabut, untuk memiliki akses keluar-masuk kompleks secara bebas, dilansir dari laman resmi Hamas.

Hamas mendesak orang-orang Islam dan Arab beserta “orang-orang merdeka” di dunia untuk bersikap tegas terkait kiblat pertama Muslim dan situs suci ketiga.

“Mereka harus segera bertindak demi menghentikan pelanggaran-pelanggaran Israel dan serangan terhadap Yerusalem, penduduknya, serta situs sucinya,” tulis Hamas.

“Pada akhirnya, warga Palestina bertekad untuk menggagalkan upaya Israel yang bermaksud menciptakan “kenyataan” baru di Masjid Al-Aqsha dan untuk menyangkal mereka terkait hak mengakses kompleks suci,” tutupnya. (kimikim/palestineupdate)

About admin

Check Also

Palestina Ingin Bebas dari Mata Uang Syekel Israel? - Palestine Update

Palestina Ingin Bebas dari Mata Uang Syekel Israel?

Palestineupdate.com – Selama bertahun-tahun, banyak warga Palestina yang telah merindukan mata uang mereka sendiri demi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *