Israel Isyaratkan Rencana Amerika Serikat Terkait Transmigrasi Pengungsi Palestina - Informasi Palestina Terkini
Home / Berita / Israel Isyaratkan Rencana Amerika Serikat Terkait Transmigrasi Pengungsi Palestina

Israel Isyaratkan Rencana Amerika Serikat Terkait Transmigrasi Pengungsi Palestina

 

Israel Isyaratkan Rencana Amerika Serikat Terkait Transmigrasi Pengungsi Palestina

Keerangan foto: Menteri Transportasi dan Intelijen Israel, Yisrael Katz. (Sumber. Middle East Monitor)

Palestineupdate.com – Menteri Transportasi dan Intelijen Israel Yisrael Katz, pada hari Selasa (11/9) mengisyaratkan bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berencana untuk mentransmigrasikan para pengungsi Palestina di negeri-negeri Arab.

Dilansir dari Middleeastmonitor.com, ini muncul di tengah pemberitaan bahwa pemerintah AS telah menetapkan sebuah prakarsa untuk mengubah status para pengungsi Palestina.

Dalam akun Twitter-nya, Katz menulis: “Saya menyambut prakarsa Presiden AS [Donald] Trump untuk mentransmigrasikan para pengungsi Palestina di Yordania, Suriah, Lebanon dan Iraq.”

Dia tidak memberikan rincian terkait prakarsa tersebut, apakah telah dibahas atau diusulkan untuk diskusi.

“Permasalahan mengenai pengungsi dihidupkan secara terus-menerus oleh para pemimpin Arab dan Palestina sebagai pengungkit untuk tuntutan tak adil atas ‘hak kembali’ dan percobaan untuk menghancurkan Israel,” ucapnya, menambahkan: “Bagus, kalau itu menghilang dari dunia.”

Baca juga: Zionis Israel Vonis Pemuda Lumpuh dengan 35 Tahun Penjara

Pada hari Rabu (12/9), Katz menyambut keputusan Trump yang menutup kantor Organisasi Pembebasan Palestina (Palestine Liberation Organization (PLO)) di Washington.

“Keputusan ini menyusul keputusan pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan keputusan untuk menghentikan dana UNRWA, yang merupakan sebuah organisasi yang mengekalkan hak kembali pengungsi,” ucap Katz.

Lebanon Tolak Rencana Transmigrasi Pengungsi Palestina

Menteri Luar Negeri Lebanon Jebran Bassil telah mengecam rencana dugaan AS untuk “mentransmigrasikan” para pengungsi Palestina di negara-negara Arab. Pernyataannya dibuat setelah cuitan Yisrael Katz beberapa waktu sebelumnya.

Bassil menekankan bahwa negaranya menolak rencana semacam itu. “Bahkan, apabila seluruh negeri menerima transmigrasi [pengungsi Palestina], kami akan menolaknya,” ucapnya.

“Seperti kami yang menggagalkan Israel dengan mengeluarkan pendudukannya [dari Lebanon Selatan pada tahun 2000], kami akan menggagalkan rencana transmigrasi tersebut,” tambahnya.

“Hak kembali bersifat suci,” ungkap Bassil, mengacu pada hak kembali pengungsi Palestina ke rumah mereka di wilayah bersejarah Palestina yang dicuri Israel tahun 1948, untuk diubah menjadi Israel.

Saat ini, Lebanon merupakan rumah bagi kurang lebih 590 ribu pengungsi Palestina (dari sekitar lima juta di dunia). (kimikim/palestineupdate)

 

About admin

Check Also

Profesor di Amerika Tolak Rekomendasikan Mahasiswanya Studi ke Israel

Profesor di Amerika Tolak Rekomendasikan Mahasiswanya Studi ke Israel

     Keterangan foto: Profesor Asosiasi Studi Budaya, John Cheney-Lippold, di Universitas Maryland. (Sumber. Middle …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

×
we are very glad if you contact us. Thanks