WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda.
Ajukan Pertanyaan Anda Kepada Kami
Home / Al-Aqsha / Israel Nodai Idul Adha di Masjid Al-Aqsha

Israel Nodai Idul Adha di Masjid Al-Aqsha

Idul Adha 1440 H di Masjid Al-Aqsha ternodai akibat serangan pasukan dan serbuan pemukim ilegal Israel.

Palestineupdate.com – Berita Palestina Yerusalem datang dari masjid suci ke tiga, Al-Aqsha, yang kembali dinistakan oleh Israel pada Hari Raya Idul Adha beberapa waktu lalu. Menurut laman Middle East Monitor, ribuan pemukim ilegal Yahudi memaksa masuk ke dalam kompleks masjid.

“Sejak pagi hari, lebih dari 1.729 pemukim Yahudi memasuki kompleks masjid,” ungkap Firas Al-Dibs, juru bicara Departemen Wakaf Keagamaan untuk Yerusalem, dalam sebuah pernyataan.

“Serbuan para pemukim didukung oleh polisi Israel,” lanjutnya.

..At least 40 Palestinian worshippers were injured after being assaulted by Israeli occupation forces that stormed Al Aqsa mosque compound to evacuate it in order to secure Zionist colonizers while they are breaking into Al Aqsa…قرابة ال ٤٠ اصابة في اعتداء قوات الاحتلال على المصلين بالمسجد الاقصى المبارك اليوم.

Posted by Eye On Palestine on Sunday, 11 August 2019

Sementara itu, Bulan Sabit Merah (organisasi kemanusiaans setempat) Palestina mengatakan bahwa 61 warga Palestina terluka setelah tentara Israel menyerang para jemaah dengan peluru karet, gas air mata, dan pentungan.

“Para jemaah mengalami cedera dan 16 di antaranya dilarikan ke sejumlah rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” tambahnya.

Wakaf Islam di Yerusalem memutuskan untuk menunda salat Id hingga pukul 07.30 pagi waktu setempat, yang semestinya dilakukan pada pukul 06.30, untuk menghindari serbuan pemukim.

Israel Nodai Idul Adha di Masjid Al-Aqsha - Korban dari Serangan Militer Israel di Al-Aqsha saat Idul Adha (1) - www.palestineupdate.com - Palestine Update
Keterangan foto: Suasana salat Idul Adha tahun 2014 di Masjid Al-Aqsha, Yerusalem, Palestina. (Sumber. Anadolu Agency)

Organisasi Yahudi Ekstremis sendiri – yang dikenal dengan kelompok Temple Mount, telah menyerukan serbuan masif di Al-Aqsha selama pekan ini.

Bagi Muslim, Al-Aqsha merupakan situs suci ke tiga dunia. Sementara itu, kaum Yahudi, mengacu ke area yang disebut “Temple Mount”, mengklaimnya sebagai situs dari dua kuil Yahudi di zaman dulu.

Terkait serbuan itu, Kelompok Perlawanan Islam Hamas, memberikan pernyataan di laman resmi mereka, Hamas.ps/en,

“Kami memuji warga Palestina yang melindungi Masjid Al-Aqsha di hari raya. Lebih lanjut, Hamas memperingatkan pemisahan Al-Aqsha secara spasial…, juga menentang segala tindakan yang dapat mengubah identitas islami dari Al-Aqsha.”

Berita Aktual Palestina: Israel Rencanakan Ibadah di Al-Aqsha bagi Yahudi

Hamas juga menambahkan bahwa melindungi Masjid Al-Aqsha, bersamaan dengan situs-situs suci Islam dan Kristen lainnya, haruslah dilakukan di bawah persatuan antar sesama warga Palestina dan juga melalui pengaktifan kembali segala bentuk perlawanan.

“Kami menyeru umat Islam dan Arab untuk memenuhi tanggung jawab mereka terhadap Yerusalem dan Masjid Al-Aqsha. Mereka mestilah mendukung perjuangan warga Palestina di Yerusalem, dalam upaya melindungi kiblat pertama dan masjid suci ke tiga umat Islam.” (kimikim/palestineupdate)

About admin

Check Also

420 Warga Palestina Ditangkap Penjajah Selama Bulan Juli - Palestine Update

420 Warga Palestina Ditangkap Penjajah Selama Bulan Juli

 Selama bulan Juli kemarin, sebanyak 420 warga Palestina ditangkap oleh Israel termasuk anak-anak dan wanita. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *