WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda.
Ajukan Pertanyaan Anda Kepada Kami
Home / Artikel / Ketika Hadis Berbicara tentang “Baitul Maqdis dan Tanda-tanda Kiamat”

Ketika Hadis Berbicara tentang “Baitul Maqdis dan Tanda-tanda Kiamat”

Palestineupdate.com – Syekh Palestina DR. Muraweh Mosa Naser Nassar, dalam kumpulan hadis yang ditulisnya mengenai Baitul Maqdis, dijelaskan salah satu pembahasan mengenai Baitul Maqdis dan tanda-tanda kiamat. Kira-kira, bagaiamana penjelasan tanda-tanda kiamat yang dikaitkan dengan Baitul Maqdis? Langsung saja! Dari buku tersebut, dijelaskan lima poin pembahasan:

1. Kabar Gembira Pembebasan Baitul Maqdis

Dari Auf bin Malik berkata, aku mendatangi Rasulullah Saw. saat perang Tabuk dan beliau berada di kubah yang terbuat dari kulit, kemudian beliau bersabda: “Hitunglah enam tanda hari kiamat; kematiaku, dibebaskannya Baitul Maqdis, dua kematian yang menimpa kalian seperti kambing, melimpahnya harta sehingga seorang diberi 100 dinar tetap marah tidak rela, fitnah yang masuk ke setiap rumah masyarakat Arab tanpa kecuali, perdamaian antara kalian dan bangsa kulit Kuning (Romawi) kemudian mereka mengingkari dan menyerang kalian dari 80 arah, setiap arah terdapat 12.000 pasukan”. (Al-Bukhari, 3176)

2. Baitul Maqdis dan Pembunuhan Dajjal dan Ya’juj Ma’juj

Dari Abu Umamah Al-Bahily berkata, Rasulullah Saw. pernah berkhutbah, dan kebanyakan isi khutbahnya tentang Dajjal sekaligus mewanti-wanti kami. Di antara sabdanya adalah: “ Sungguh tidak ada fitnah yang lebih besar dari fitnah Dajjal di muka bumi ini sejak Allah menciptakan anak cucu Adam,” sampai beliau mengatakan, “Pada saat itu jumlah mereka sedikit, dan kebanyakan mereka berada di Baitul Maqdis, imam mereka adalah seorang lelaki soleh. Ketika imam mereka maju untuk melakukan salat bersama mereka,” Ummu Syarik binti Abil ‘Akar lalu bertanya, “Di mana orang Arab saat itu?” Rasulullah menjawab, “Waktu Subuh. Tiba-tiba Nabi Isa a.s. Al-Masih turun, maka mundurlah imam mereka ke belakang agar Isa a.s. maju untuk mengimami salat. Isa a.s. lalu meletakkan tangannya di antara kedua bahu imam mereka sambil berkata. ‘Majulah kamu dan pimpinlah salat, karena sesungguhnya salat ditegakkan untuk kamu.’ Akhirnya pemimpin mereka pun maju dan mengimami mereka salat. Seusai salat Isa a.s. berkata, ‘Bukalah pintu.’ Mereka pun membukakan pintu, ternyata di belakangnya Dajjal telah menunggu bersama dengan tujuh puluh ribu orang Yahudi, masing-masing memiliki pedang terhunus yang terbuat dari emas. Ketika Dajjal memandang Isa a.s., Dajjal pu meleleh (hancur) seperti garam laut bersama air. Nabi Isa a.s. kemudian berkata: “Aku punya pukulan untukmu yang tidak ada seorang pun yang mampu mengalahkannya.” Nabi Isa a.s. menemukan Dajjal berada di pintu Kota Ludd bagian timur, Nabi Isa a.s. pun membunuhnya. Allah pun menghancurkan orang Yahudi. Tidak ada satu makhluk ciptaan Allah pun yang dijadikan pelindung oleh Yahudi, melainkan Allah jadikan berbicara, mulai dari batu, pohon, dinding, dan binatang ternak, kecuali pohon Gharqadah. Sebab ia merupakan pohon Yahudi. Tidak ada yang diucapkan kecuali, “Wahai hamba Allah yang Muslim! Di sini orang Yahudi, kemarilah dan bunuhlah dia.” (Ibnu Majah (4077), dihasankan oleh Ibnu Hajar Al-‘Asqalani dan disahihkan oleh Al-Albani. (Sahih).)

Baca Juga: Aktivis Asal Yerusalem Dilarang Memasuki Al-Aqsha Selama 15 Hari

3. Hanya Baitul Maqdis yang Tersisa Setelah Seluruh Kota Hancur

Dari Mu’adz bin Jabal r.a. berkata, Rasulullah Saw., bersabda, “Makmurnya Baitul Maqdis adalah hancurnya kota Yastrib (Madinah), dan hancurnya kota Yastrib merupakan tanda permulaan Al-Malhamah, permulaan Al-Malhamah merupakan tanda penaklukan Konstantinopel, dan penaklukan Konstantinopel merupakan tanda kemunculan Dajjal. Rasullah kemudian menepukkan tangannya ke paha atau pundak orang yang beliau ceritakan, lalu beliau bersabda, “Sesungguhnya ini adalah benar, seperti benarnya engkau sedang berada di sini atau seperti benarnya engkau duduk di sini,” maksudnya kepada Mu’adz bin Jabal”. (Abu Daud (4294), Ahmad (5/232, 245), Abu Ya’la Al-Mushili, Musnad (6417) disahihkan oleh Al-Albani (4096). (Sahih).)

4. Baitul Maqdis dan Telaga Rasulullah Saw.

Dari Ibu Sa’id Al-Khudri berkata, bahwa Nabi Saw. bersabda, “Sesungguhnya aku mempunyai telaga antara Ka’bah dan Baitul Maqdis, putih seperti susu, wadahnya sebanyak bilangan bintang. Dan aku nabi yang paling banyak pengikutnya di hari kiamat”. (Ibnu Majah, Sunan Ibnu Majah (4301), Al-Bushairi berkata, hadis ini lemah karena ada Athiyah Al-‘Aufy. Disahihkan oleh Al-Albani. Abu Ya’la dalam Musnadnya (1028). (Sahih).)

5. Baitul Maqdis Negeri Mahsyar dan Mansyar

Dari Maimunah binti Sa’ad r.a. isteri Nabi Saw. berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah Saw., Wahai Rasulullah! Fatwakan kepada kami tentang Baitul Maqdis? Beliau menjawab, “Ia adalah negeri mahsyar (perkumpulan) dan mansyar (penebaran). Datanglah kalian dan salatlah kalian di sana, karena satu kali salat di sana sama dengan seribu kali salat di tempat lain.” Aku bertanya lagi, “Bagaimana jika aku tidak mampu mendatanginya?” Beliau menjawab, “Kirimkan minyak untuk menyalakan lampu yang ada di dalamnya. Siapa yang melakukan hal itu maka ia seperti telah mendatanginya”. (Ibnu Majah (1407))

Ibnu Taimiyah berkata, “Dalil-dalil tersebut menunjukkan bahwa sesungguhnya kekuasaan kenabian itu ada di Syam. Tempat perkumpulan (hasyr) di sana. Segala penciptaan dan akhir segala urusan kembali kepada Baitul Maqdis dan sekitarnya. Di sanalah akan dikumpulkan semua makhluk. Islam pada akhir zaman pun akan berkuasa di sana.”.

Itulah beberapa hadis yang menjelaskan tentang Baitul Maqdis dan tanda-tanda kiamat. Semoga bermanfaat. (kimikim/palestineupdate)

About admin

Check Also

Karya Film Anak Bangsa Palestina yang Mendunia

Meski berjuang hidup di tengah penjajahan, bangsa Palestina tetap mampu melahirkan karya film berkualitas. palestineupdate.com …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *