WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda.
Ajukan Pertanyaan Anda Kepada Kami
Home / Artikel / Ketika Rumah Sakit Hanya Tersedia Satu di Kota Rafah – Gaza

Ketika Rumah Sakit Hanya Tersedia Satu di Kota Rafah – Gaza

Dari 240 ribu orang yang tinggal di Rafah, Jalur Gaza, hanya satu rumah sakit yang tersedia, sementara kebutuhan akan layanan rumah sakit sangatlah tinggi di sana.

Palestineupdate.com Rumah sakit sangatlah dibutuhkan di wilayah pemblokadean Jalur Gaza, termasuk Rafah yang menjadi target serangan Israel di tahun 2014. Akan tetapi, kondisi dari satu-satunya rumah sakit di Rafah begitu buruk, baik dari fasilitas yang kurang hingga serangan Israel yang memperburuk situasi. Bagaimana cerita selengkapnya? Simak ulasan kabar Palestina hari ini, yuk!

Departemen Gawat Darurat di Rumah Sakit Abu Yusuf An-Najjar hanya memiliki sembilan bangsal (tempat tidur pasien), namun harus menangani ratusan pasien setiap harinya. Dengan kapasitas terbatas seperti itu, departemen terus-menerus mengalami kewalahan.

Berita Palestina: Pasukan Israel Lancarkan Serangan Brutal terhadap Rumah Sakit di Palestina

Selama masa-masa serangan ekstrem, para stafnya bahkan harus bekerja di bawah kondisi yang  begitu buruk.

Wahid Abu Ghali, seorang perawat di departemen tersebut, mengenang kembali seorang pria yang dilarikan ke rumah sakit karena terkena serangan Israel pada Juli dan Agustus 2014, “Organ dalam terburai dari perutnya,” ungkap Wahid, menambahkan bahwa korban terkena peledak penjajah.

Terlepas dari kondisi luka yang begitu parah, staf dari Rumah Sakit Yusuf An-Najjar harus meminta korban dipindahkan ke rumah sakit lain – karena mereka memiliki kasus yang lebih darurat.

berita palestina - rumah sakit abu yusuf an-najjar diserang Israel pada tahun 2014 (2) - www.palestineupdate.com - Palestine Update
Keterangan Foto: Israel serang Rumah Sakit Abu Yusuf An-Najjar di Rafah, Gaza, pada 2014. (Sumber. Google)

Berlokasi di Rafah, kota di bagian paling selatan di Gaza, rumah sakit sendiri terkena serangan Israel pada 1 Agustus 2014.

“Dalam periode waktu yang sama, kamar mayat rumah sakit tidak memiliki ruang yang cukup,” ungkap Wahid, “Kami harus meletakkan beberapa jenazah yang terbunuh di dalam  lemari pendingin es krim dan sayuran, yang disediakan oleh pedangan lokal.”

Yang terbaru, rumah sakit telah menangani banyak warga yang terluka dalam Aksi Kepulangan Akbar. Aksi-aksi protes pekanan tersebut, di mana para pengungsi Palestina menuntut hak pulang setelah diusir  oleh penjajah Israel, dimulai pada bulan Maret 2018.

berita palestina - pasien di rumah sakit abu yusuf an-najjar, rafah, gaza (3) - www.palestineupdate.com - Palestine Update
Keterangan Foto: Aksi protes telah dilakukan agar layanan kesehatan di Rafah ditingkatkan. (Sumber. Electronic Intifada)

Rumah Sakit Abu Yusuf An-Najjar sendiri merupakan satu-satunya rumah sakit umum sektor publik yang membuka pelayanan di Rafah, di mana di sana terdapat kurang lebih 240 ribu warga.

Merasa frustrasi akibat kurangnya layanan kesehatan yang tersedia, warga di Rafah berkampanye untuk mendapatkan rumah sakit modern yang baru. (kimikim/palestineupdate)

 

Sumber. Electronic Intifada

 

About admin

Check Also

berita palestina - intifada pertama di palestina (1) - www.palestineupdate.com - Palestine Update

Memori Intifada Pertama yang Begitu Membekas

Intifada Pertama yang terjadi puluhan tahun lalu masih membekas kuat di ingatan orang-orang, termasuk bagi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *