WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda.
Ajukan Pertanyaan Anda Kepada Kami
Home / Artikel / Kisah Bocah Hebat Gaza Jadi Tulang Punggung Keluarga

Kisah Bocah Hebat Gaza Jadi Tulang Punggung Keluarga

Tidak mudah menjadi anak-anak di Jalur Gaza. Meski harus menjadi tulang punggung keluarga sejak muda, mereka telah menginspirasi dunia dengan ketangguhan yang luar biasa.

Palestineupdate.com – Jika mencari teladan di zaman yang serba rumit ini, tak perlulah jauh-jauh mencari di dalam layar kaca panggung hiburan, atau pada mereka yang berdiri di atas podium. Karena kenyataannya, bocah-bocah super di Gaza sangat bisa dijadikan panutan. Salah satu contohnya adalah bocah 12 tahun bernama Anas, yang kisahnya akan diulas dalam kabar Palestina hari ini.

Cuaca di luar terasa dingin dan angin cukup kencang, namun Anas tetap membuat dirinya sibuk. Bocah itu harus menyiapkan minuman untuk orang-orang di daerah pelabuhan Kota Gaza. Di musim panas, ia menjual jus buah dan es krim, sementara di musim dingin ia menjual; teh, kopi, dan sahlab (minuman tradisional Timur Tengah).

Berita Palestina: Tak Punya Banyak Pilihan, Warga Gaza Ambil Pekerjaan Berisiko

Anas menjalankan tugas ini bersama kakak laki-lakinya, setiap sore hari. Sementara itu, ia pergi ke sekolah di pagi harinya.

“Aku biasanya tidak mengerjakan PR sampai petang hari,” ungkapnya. “Tapi jika ada ujian besok harinya, aku membawa buku untuk belajar saat bekerja. Aku belajar ketika memiliki sepuluh menit waktu senggang.”

Lebih Baik daripada Mengemis

Walaupun masih berusia muda, Anas harus mencari nafkah untuk keluarganya. Ia memiliki lima saudara kandung. Ayah mereka, Adham, berada dalam kondisi kesehatan yang buruk dan sudah lama tidak bekerja.

berita palestina - anak palestina di gaza - www.palestineupdate.com (2) - Palestine Update
Keterangan Foto: Anak-anak di Gaza harus bekerja demi membantu keluarga. (Sumber. Electronic Intifada)

 

“Aku bersyukur bahwa kedua putraku dapat bekerja, sehingga kami dapat bertahan di situasi yang sangat sulit ini,” ucap Adham. “(Kondisi) ini sagat sulit bagi mereka. Akan tetapi, ini lebih baik dibandingkan mengemis untuk uang.”

Lembaga pemantau dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), OCHA, telah memberitahukan bahwa pekerja anak merupakan “mekanisme yang biasa digunakan untuk meredakan kemiskinan” di Gaza.

OCHA telah mengutip data yang menunjukkan bahwa lebih dari 4.800 dari 370.000 anak usia antara 10 dan 17 tahun, bekerja purnawaktu di Gaza selama tahun 2018. Selain itu, lebih dari 1.500 anak di kelompok usia tersebut bekerja saat bersekolah.

Berita Palestina: Tingkat Kemiskinan Gaza Semakin Memprihatinkan

Data tersebut mengindikasikan bahwa sedikitnya 2 persen anak di Gaza bekerja paruh waktu atau purnawaktu. Akan tetapi, proporsi sebenarnya cenderung lebih tinggi. OCHA mengakui bahwa tidak ada data statistik yang menunjukkan jumlah spesifik anak-anak di bawah usia 10 tahun – yang harus bekerja.

Inilah kondisi riil dari wilayah pemblokadean Jalur Gaza. Anak-anak muda itu harus dewasa lebih cepat, demi keluarga yang tercukupi dan terlindungi dari tingkat kemisikinan yang menggerogoti. (kimikim/palestineupdate)

 

*Ditulis oleh Jurnalis Gaza – Isra Saleh El-Namey

 

Sumber. Electronic Intifada

About admin

Check Also

berita palestina - sirkus terkenal di palestina - www.palestineupdate.com (1) - www.palestineupdate.com

Nilai-Nilai Sirkus Kontemporer bagi Warga Palestina

Sirkus terutama sirkus kontemporer yang kemudian berkembang di Palestina, menunjukkan  kurang lebih gambaran kehidupan warga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *