WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda.
Ajukan Pertanyaan Anda Kepada Kami
Home / Wacana / Laman Resmi Pemerintah Selandia Baru Hapuskan Israel dari Peta

Laman Resmi Pemerintah Selandia Baru Hapuskan Israel dari Peta

Palestineupdate.com – Berbanding terbalik dengan Google yang menghilangkan Palestina dari peta dan menggantinya dengan nama Israel, laman resmi dari pemerintah Selandia Baru justru memublikasikan peta Timur Tengah yang hanya menunjukkan wilayah Palestina dan tidak mengakui Israel.

Dilansir dari laman Palestine News Network, laman imigrasi Selandia Baru belum lama ini memublikasikan peta sebagai bagian dari lembar fakta yang memberikan informasi mengenai para imigran Palestina di Selandia Baru.

Halaman tersebut mengacu pada “penindasan masif terhadap warga Palestina” yang disebabkan oleh Israel dalam Intifadah Kedua. Di laman tersebut juga ditunjukkan mengenai sanksi ekonomi dan blokade yang dilakukan Israel terhadap wilayah yang dipimpin Hamas, Jalur Gaza.

Lembar fakta bahkan memperkenalkan kota Al-Quds (Yerusalem Timur) sebagai “calon ibu kota Negara Palestina”

Halaman tersebut kemudian dihapus setelah menuai sejumlah protes di media sosial.

Baca Juga: Aljazair tarik buku geografi yang mengganti peta Palestina dengan “Israel,” dari peredaran

Institut Israel Selandia Baru mendesak kementerian imigrasi negara tersebut untuk segera meminta maaf atas gambar yang menyinggung, serta mengonfirmasi bahwa itu tidak mencerminkan kebijakan pemerintah.

Jalur Gaza telah berada di bawah pemblokadean Israel sejak bulan Juni 2007, yang telah menyebabkan kemerosotan standar hidup di sana. Israel juga telah meluncurkan tiga serangan besar terhadap wilayah sejak 2008, menyebabkan ribuan nyawa warga melayang setiap waktunya dan memporak-porandakan infrastruktur-infrastruktur yang ada.

Gaza juga telah menyaksikan sejumlah ketegangan sejak 30 Maret 2018, yang ditandai sebagai dimulainya Aksi Kepulangan Akbar (Great Return March), di mana para demonstran menuntut hak pulang untuk para pengungsi.

Dalam aksi damai tersebut, pasukan penjajah Israel telah membunuh sedikitnya 305 orang sejak dimulainya aksi juga melukai lebih dari 17 ribu lainnya, menurut Kementerian Kesehatan Gaza. (kimikim/palestineupdate)

About admin

Check Also

Dunia Pendidikan Sekarat, Sejumlah Universitas Palestina Alami Krisis-Palestine Update

Dunia Pendidikan Sekarat, Sejumlah Universitas Palestina Alami Krisis

Akibat penjajahan yang terus berlangsung dan mengakibatkan krisis keuangan yang parah, dunia pendidikan tinggi di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *