WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda.
Ajukan Pertanyaan Anda Kepada Kami
Home / Artikel / Pakaian Tradisional Palestina Merupakan Simbol Politik?

Pakaian Tradisional Palestina Merupakan Simbol Politik?

Palestina juga identik dengan pakaian tradisional yang dikenakan oleh wanita pribumi, yang disebut dengan “thobe”.

Palestineupdate.com – Akhir-akhir ini, pamor pakaian tradisional Palestina meningkat, terutama setelah seorang anggota kongres AS berdarah Palestina – Rashida Tlaib – menggunakannya di acara pelantikan resmi. Sebenarnya, bagaimana sejarah pakaian tradisional yang merupakan simbol politik tersebut? Simak ulasannya dalam kabar Palestina hari ini, ya!

Pakaian tradisional yang dikenakan oleh para wanita Palestina, bukanlah jenis pakaian yang akan dikira sebagai simbol ungkapan politik. Pakaian wanita yang disulam dan berwarna terang itu dikenal dengan sebutan “thobe”.

sejarah palestina - pakaian tradisional Palestina (2) - www.palestineupdate.com - Palestine Update
Keterangan foto: Samiha Jeheshat, menunjukkan thobe buatan tangan di showroom-nya di desa Idna, Hebron Utara, Tepi Barat, 28 Januari 2019. (Sumber. VOA Learning English)

 

 

 

 

 

 

 

 

Thobe hari ini mendapatkan banyak perhatian sebagai bentuk perjuangan secara tidak langsung, untuk negeri Palestina. Pakaian tersebut bahkan “bersaing” dengan keffiyeh – syal khas Palestina yang sering digunakan oleh para pria saat memprotes pendudukan Zionis Israel.

Pakaian thobe ditutupi dengan sulaman warna-warni yang kompleks dan seluruhnya dibuat menggunakan tangan. Dalam pembuatan pakaian, diperlukan waktu selama berbulan-bulan. Beberapa thobe bahkan dijual dengan harga ribuan dolar kepada para pembeli.

Penggunaan pakaian tradisional merupakan sebuah perayaan untuk momen yang lebih sederhana, yakni ketika wanita biasa membuat thobe saat sedang beristirahat – setelah bekerja seharian di ladang.

sejarah palestina - pakaian tradisional Palestina (3) - www.palestineupdate.com - Palestine Update
Keterangan foto: Rashida Tlaib di acara pelantikan resmi. (Sumber. News Immitate.com)

 

Rashida Tlaib adalah wanita Palestina pertama yang menjadi anggota Kongres Amerika Serikat. Beberapa waktu lalu, Rashida mengenakan thobe milik sang ibu di upacara pelantikan resminya. Tindakan tersebut telah mendorong wanita-wanita di dunia, khususnya di Palestina, untuk mempublikasi foto mereka saat mengenakan pakaian tradisional di media sosial Twitter.

Sementara itu, Rachel Dedman beberapa waktu lalu menyelenggarakan pameran di Museum Palestina yang berlokasi di kota Birzeit, Tepi Barat. Acara sendiri berfokus pada pengenalan bordir Palestina yang mengalami berbagai perubahan seiring berjalannya waktu.

Rachel mengungkapkan bahwa thobe merupakan semacam simbol kuat dari ungkapan politik, karena lebih mengarah langsung kepada budaya dan sejarah, bukan politik.

Berita Palestina: Potret Negeri Anbia dari Kaca Mata Seorang “Pengunjung”

“Thobe yang bersejarah memunculkan cita-cita Palestina yang murni dan tak tersentuh, sebelum masa pendudukan (Israel),” ucapnya.

Sejarah thobe Palestina berawal dari abad ke-19, ketika barang-barang sulaman dibuat terutama di desa-desa. Pakaian didesain secara indah untuk menandakan peristiwa besar dalam kehidupan wanita: mulainya pubertas, pernikahan, dan saat menjadi ibu.

Selain itu, Maha Saca yang merupakan direktur Palestinian Heritage Center di Bethlehem, mengatakan bahwa desain pakaian berbeda-beda dari satu desa ke desa lainnya. Di Bethlehem misalnya, wanita yang lebih kaya akan memilih sulaman tiga dimensi. Sementara itu, wanita badui yang akan menghabiskan waktu mereka di lingkungan pengembaraan, membuat thobe dengan saku yang besar untuk membawa barang-barang. Di Jaffa – kota yang terkenal dengan buah, para wanitanya mengenakan thobe dengan desain pohon jeruk.

sejarah palestina - pakaian tradisional Palestina (5) - www.palestineupdate.com - Palestine Update
Keterangan foto: Contoh thobe Palestina. (Sumber. National Clothing)

 

Desain-desain thobe juga mengekspresikan kedudukan sosial yang berbeda dari wanita: merah adalah warna untuk wanita yang akan menikah, sementara biru adalah warna untuk wanita yang suaminya meninggal dunia. Biru dengan sulaman warna-warni diperuntukkan bagi wanita yang berpikir untuk menikah kembali setelah kematian sang suami.

Para wanita Arab di seluruh wilayah Timur Tengah telah menggunakan pakaian buatan sendiri selama ratusan tahun. Akan tetapi, thobe telah menjadi ciri khas Palestina, khususnya semenjak pendirian Israel di tahun 1948. Ratusan ribu warga Palestina diusir dari rumah mereka selama perang. Kebanyakan dari warga hanya membawa pakaian bersama mereka, ungkap Saca.

Perang, yang warga Palestina sebut sebagai “Nakba” atau “Malapetaka”, mengubah thobe. Tiba-tiba, membuat pakaian tersebut dilihat sebagai cara untuk melindungi kebudayaan Palestina, menurut Rachel.

sejarah palestina - pakaian tradisional Palestina (4) - www.palestineupdate.com - Palestine Update
Keterangan foto: Anak-anak perempuan Palestina menggunakann pakaian tradisional. (Sumber. National Clothing)

 

Seiring berjalannya waktu, thobe telah “tumbuh” dalam popularitas dan juga berubah.

Pada saat pertama kali warga Palestina berupaya terbebas dari Israel di tahun 1980-an, senjata dan bunga sering kali menjadi bagian dari desain thobe. Saat ini, wanita Paelstina dari seluruh kalangan sosial menggunakan thobe untuk menunjukkan dukungan terhadap negara yang merdeka – di acara-acara khusus.

“Ini merupakan cara untuk melindungi identitas nasional kami,” lanjut Saca.

Rashida Tlaib mengatakan, thobe Palestina miliknya membawa kembali ingatan mengenai desa ibunya di Tepi Barat. Anggota Kongres Amerika Serikat itu mengungkapkan, keputusannya mengenakan thobe adalah sebagai bentuk ekspresi cintanya untuk rakyat Palestina. Sejak saat itu, minat terhadap pakaian tradisional Palestina (thobe) meningkat di dunia. (kimikim/palestineupdate)

 

Sumber. VOA Learning English

About admin

Check Also

palestina hari ini - lambang freemasonry (1) - www.palestineupdate.com

Freemasonry, Salah Satu Organisasi Yahudi Internasional

Freemasonry adalah salah satu organisasi internasional Yahudi, yang berfokus dalam menghapuskan agama-agama di dunia. Palestineupdate.com …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *