WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda.
Ajukan Pertanyaan Anda Kepada Kami
Home / Artikel / Palestina Kecam Hadirnya AS di Pembukaan Proyek Terowongan Israel 

Palestina Kecam Hadirnya AS di Pembukaan Proyek Terowongan Israel 

Palestineupdate.com – Israel belum lama ini mendapatkan protes dari pihak Palestina, atas hadirnya perwakilan Amerika Serikat dalam acara peresmian pembangunan proyek terowongan bawah tanah – yang dibuat memanjang dari Desa Silwan hingga ke Masjid Al-Aqsha di Kota Tua Yerusalem.

Pihak pertama yang mengecam tindakan tersebut adalah Sekretaris Jenderal Komite Eksekutif PLO (Palestine Liberation Organization). Dirinya mengungkapkan, “Saya berharap seluruh dunia, termasuk warga Amerika, dapat melihat ini,” tulis Saeb Erekat di Twitter.

“Dia bukanlah duta besar AS, dia adalah pemukim ekstrem Israel, dengan Greenblatt, yang juga di sana, menggali di bawah Silwan, sebuah kota Palestina.”

Keterangan foto: David Friedman, Duta Besar AS untuk Israel. (Sumber. Indopalestina)

Media Israel mengatakan bahwa Duta Besar AS untuk Israel, David Friedman, juga perwakilan Donald Trump untuk Timur Tengah – Jason Greenblatt dan Senator Republik Lindsey Graham, menghadiri peresmian proyek tersebut.

Sebagai tanggapan, Otoritas Palestina mengatakan bahwa otoritas pendudukan Israel tengah mencoba mengesahkan praktik kolonial di Yerusalem dengan menggunakan kedok agama. “Friedman dan Greenblatt siap untuk memalsukan sejarah demi tujuan kolonial tersebut.”

Baca Juga: Dua Warga Gaza Meninggal Setelah Hirup Gas di Dalam Terowongan

Selain itu, tanggapan juga datang dari pihak Kelompok Perlawanan Hamas. Pihak Hamas mengungkapkan bahwa partisipasi duta besar AS untuk Israel merupakan tindakan agresif, yang melanggar seluruh norma diplomatik dan membahayakan hukum internasional.

“Tindakan kriminal tersebut mencerminkan posisi AS, yang sepenuhnya mendukung pendudukan Israel,” tulis Hamas dalam sebuah pernyataan di laman resminya.

Hamas melanjutkan bahwa partisipasi Friedman dalam melakukan yahudisasi terhadap situs suci Palestina merupakan preseden yang berbahaya, yang memerlukan posisi tegas dari Palestina, Arab, dan (negara-negara) Islam.

“Yerusalem, sejarah, dan identitasnya, tidak akan diputarbalikkan oleh sumpah dan pengakuan…” (kimikim/palestineupdate)

Sumber. Middle East Monitor, Hamas, Indopalestina (Instagram)

About admin

Check Also

berita palestina - desa beit ummar di tepi barat (1) - www.palestineupdate.com - Palestine Update

Jalan Baru Akan Dibuat, Kehidupan Pribumi Palestina Terancam

Israel yang akan bangun jalan baru untuk pemukim ilegal di Beit Ummar, Al-Khalil (Hebron), Tepi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *