WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda.
Ajukan Pertanyaan Anda Kepada Kami
Home / AlQuds / Pasca Kepergian Paramedis Razan, Situasi di Gaza Semakin Panas

Pasca Kepergian Paramedis Razan, Situasi di Gaza Semakin Panas

Palestineupdate.com – Setelah kepergian paramedis muda Palestina, Razan Najjar (21)—yang mengantarkannya menjadi syuhada dan dimakamkan oleh ribuan orang, situasi di Gaza semakin panas.

Satu hari setelah kepergian Razan pada Jumat (1/6), Gaza mendapatkan serangan udara dari Zionis Israel pada Sabtu dini hari (2/6). Warga Gaza mengatakan, pesawat terbang Israel menabrak sejumlah tempat milik kelompok perjuangan Islam Hamas, kelompok yang memimpin wilayah tersebut.

Pasca Kepergian Paramedis Razan, Situasi di Gaza Semakin Panas
Keterangan Gambar : Kondisi Terkini Gaza yang semakin Memanas, Senin (04/06/2018)

Menurut sumber lokal, tidak ada korban dalam kejadian tersebut, akan tetapi beberapa properti dan rumah hancur akibat misil Israel, juga telah menyebabkan ketakutan di antara warga lokal. Serangan udara Israel di Gaza ini merupakan yang kedua kalinya dalam satu pekan ini.

Selain itu, pada hari yang sama Israel menggerebek beberapa lokasi di kampung Al-Zaytoun di Gaza, beberapa lokasi di Khan Younis dan kota-kota Rafah. Para penjajah itu juga melakukan invasi dengan buldoser di kota Khuza’ah, bagian timur Khan Younis.

Sumber Palestina melaporkan bahwa dua buldoser Israel menembus masuk melalui gerbang Al-Sanati. Warga lokal juga melaporkan adanya kehadiran sejumlah kendaraan militer di dalam perbatasan, untuk mendukung invasi.

Para saksi menyebutkan, tentara Israel melakukan tembakan dan menyemprotkan gas air mata terhadap para pemuda Palestina di barak Al-Awda, bagian timur kota Kharza’ah, sementara buldoser tepat berada di luar barak pengungsian. Tidak ada korban yang dilaporkan.

Sementara itu, pihak Israel juga sedang berencana membangun pemukiman baru di dekat wilayah pemblokadean Jalur Gaza. Yoav Galant, yang juga anggota Kabinet Keamanan, mengajukan rencana pembangunan pemukiman untuk setidaknya 500 keluarga, hanya 7 kilometer dari wilayah Gaza.

Kabar terbaru dari wilayah perbatasan Gaza, Aksi Kepulangan Akbar

Sebanyak 123 warga Palestina meninggal dunia dan 13 ribu lainnya terluka akibat serangan tentara Israel, semenjak dimulainya aksi damai warga Gaza di perbatasan, pada 30 Maret 2018, menurut Kementerian Kesehatan.

“Para martir (syuhada) termasuk 13 anak, dua paramedis dan dua jurnalis,” ungkap juru bicara kementerian Ashraf Al-Qidra dalam konferensi pers di Kota Gaza, pada hari Minggu (3/6). Dirinya juga mengatakan bahwa sekitar 350 orang mengalami luka serius selama aksi tersebut.

Ashraf menjelaskan bahwa mereka yang terluka termasuk 2.200 anak dan 140 wanita. Jumlah tersebut juga di luar kapasitas sejumlah rumah sakit di Gaza untuk menangani pasien.

Sementara itu, kepala seluruh rumah sakit di Gaza, Abdullatif Al-Haj, mengatakan adanya kekurangan yang fatal terhadap persediaan obat dan peralatan medis di wilayah Palestina. “Masuknya peralatan medis tidak memenuhi jumlah permintaan yang meningkat,” ungkapnya. (kimikim/palestineupdate)

Sumber. Diambil dari beberapa sumber

About admin

Check Also

berita palestina - penghancuran rumah di tepi barat oleh israel - www.palestineupdate.com (1)

Inilah yang Terjadi jika Kamu Bangun Rumah di Tepi Barat

Beginilah nasib pribumi Palestina di negeri sendiri, harus mendapatkan perlakuan sewenang-wenang penjajah, yang seenaknya menghancurkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *