WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda.
Ajukan Pertanyaan Anda Kepada Kami
Home / Berita / Pemuda Gangguan Mental Ditembak Mati oleh Penjajah Israel di Tulkarm

Pemuda Gangguan Mental Ditembak Mati oleh Penjajah Israel di Tulkarm

Palestineupdate.com – Tentara militer Israel belum lama ini membunuh pemuda Palestina yang memiliki gangguan mental di sektor bagian barat laut Tepi Barat, dilansir dari Presstv.com. Dalam penggerebekan malam hari tersebut Zionis juga melukai beberapa warga lokal lainnya.

Dilaporkan bahwa pemuda tersebut bernama Mohammed Hossam Abdel Latif Habali (22). Ia ditembak oleh tentara Israel di bagian kepala, kaki, dan tangan. Insiden terjadi setelah kendaraan-kendaraan militer Israel memasuki kota Tulkarm, dan secara kasar menggerebek sejumlah rumah di sana.

Setelah kejadian, Hossam dilarikan ke Rumah Sakit Thabet di Tulkarm, di mana ia diumumkan meninggal dunia.

Seorang juru bicara tak bersenjata militer Israel mengatakan bahwa puluhan warga Palestina melemparkan batu terhadap tentara ketika mereka sedang berada di area. Dia menambahkan, pasukan Israel membalas dengan tembakan dan gas air mata.

Persatuan Tahanan Palestina (Palestinian Prisoner’s Society (PPS)) mengumumkan dalam sebuah pernyataan; tentara Israel menahan 24 warga Palestina dalam satu malam di seluru wilayah Tepi Barat.

Sepuluh orang ditahan yang berasal dari Bethlehem dan Hebron (Al-Khalil), Tepi Barat bagian selatan. Sementara itu, sembilan orang lain termasuk dua anak ditangkap di Nablus dan Tubas, dan lima lainnya ditangkap Ramallah dan Hizma, Yerusalem (Al-Quds) bagian utara.

Baca Juga: Ratusan Nelayan dan Petani Gaza Lakukan Aksi Protes Terkait Pemblokadean

Lebih dari 7 ribu warga Palestina dilaporkan ditahan di penjara-penjara Israel. Ratusan tahanan rupanya telah ditahan di bawah praktik penahanan administratif, sebuah kebijakan di mana tahanan Palestina dipenjara tanpa persidangan atau tuntutan. Sejumlah tahanan Palestina telah dipenjara dalam tahanan administratif hingga sebelas tahun lamanya.

Tahanan-tahanan Palestina biasanya melakukan aksi mogok makan, sebagai bentuk protes terhadap kebijakan penahanan administratif dan kondisi penjara yang begitu buruk.

Menurut laporan, sedikitnya 13 pembuat undang-undang Palestina saat ini tengah ditahan di penjara-penjara Israel. Sembilan dari mereka ditahan tanpa pengadilan di bawah penahanan administratif. (kimikim/palestineudpate)

About admin

Check Also

BDS Movement - Palestine Update

BDS Luncurkan “Israeli Apartheid Week” di 200 Kota Dunia

Palestineupdate.com – Gerakan boikot Israel (Boycott, Divestment, and Sanctions (BDS) Movement) menyelenggarakan acara besar tahunan yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *