WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda.
Ajukan Pertanyaan Anda Kepada Kami
Home / Palestina Terkini / Pemukim Ilegal Yahudi Lakukan Percobaan Penculikan terhadap 2 Anak Palestina

Pemukim Ilegal Yahudi Lakukan Percobaan Penculikan terhadap 2 Anak Palestina

Palestineupdate.com – Mengganggu warga Palestina sudah seperti kegemaran tersendiri bagi para pemukim ilegal Yahudi. Rabu kemarin (7/2), sejumlah pemukim Yahudi berusaha menculik 2 anak Palestina di kampung Madma, Nablus bagian Selatan.

Melansir dari Alaraby.co.uk/english, beberapa pemukim yang berasal dari dekat permukiman Yitzhar menggempur kampung dan mencoba menculik dua orang anak (sekitar 10 tahun dan 14 tahun). Ketika itu, mereka sedang menggembala kambing di pinggiran timur kampung.

Sumber lokal mengabarkan, para pemukim itu mengikuti 2 anak Palestina yang sedang dalam perjalanan pulang, sementara di sana ada para tentara Israel. Beruntungnya, hal tersebut segera diketahui oleh warga Palestina dan upaya berhasil dihentikan.

Sumber lain menyebutkan, terjadi bentrokan setelah percobaan penculikan dan tentara Israel melancarkan serangan gas air mata serta bom kepada warga lokal. Para warga khawatir akan terjadi serangan lain, karena para pemukim ilegal dan tentara Israel memilih tinggal di area bagian selatan kampung.

Pemukim Ilegal Yitzhar

Kawasan di sekitar Nablus, Tepi Barat bagian utara, merupakan tempat yang memiliki salah satu konsentrasi permukiman Yahudi paling tinggi. Di sana pula sering menjadi titik kilas tindak kekerasan.

Para pemukim ilegal Yitzhar memang terkenal dengan fanatisme mereka dan tindak kekerasan yang dilakukan terhadap warga Palestina. Mereka sering kali merusak hutan buah zaitun dan properti milik warga. (kimikim/palestineupdate)

Sumber. Alaraby.co.uk/english

About admin

Check Also

Mengenal Tokoh Berpengaruh di Palestina, Yasser Arafat - Palestine Update

Mengenal Tokoh Berpengaruh di Palestina, Yasser Arafat

Sosok Yasser Arafat, salah satu tokoh di Palestina, begitu fenomenal hingga hari ini. Terlepas dari …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *