WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda.
Ajukan Pertanyaan Anda Kepada Kami
Home / Al-Aqsha / Perjalanan Masjid Al-Aqsha Sebagai Pusat Pengajaran Al-Quran

Perjalanan Masjid Al-Aqsha Sebagai Pusat Pengajaran Al-Quran

Masjid Al-Aqsha telah menjadi pusat ilmu pengetahuan sejak berabad-abad yang lalu.

palestineupdate.comSelain menjadi tempat suci ketiga bagi umat Islam, Masjid Al-Aqsha juga telah menjadi pusat peradaban, ilmu pengetahuan dan pusat belajar Al-Quran. Banyak anak Palestina hingga luar negara belajar di sana.  Bagaimana sejarahnya hingga Masjid Al-Aqsha menjadi pusat sekolah Palestina dan pusat pendidikan Palestina terkemuka? Simak informasi selengkapnya hanya di laman Palestine Update, portal berita Palestina terkini.

 

Masjid Al-Aqsha Sebagai Pusat Belajar Al-Quran

PU-1-Perjalanan Masjid Al-Aqsha Sebagai Pusat Pengajaran Al-Quran-www.palestineupdate.com(2)
(Masjid Al-Aqsha era Ottoman/dok. IlmFeed)

 

Perkembangan pusat belajar Al-Quran di Palestina, tidak terlepas dari sekolah Al-Iqraa yang berdiri di daerah Levant al-Sham. Dilansir dari Tempo, daerah Levant sendiri mencakup Suriah, Yordania, Palestina (termasuk Masjid Al-Aqsha sebagai salah satu pusat pengajarannya), dan wilayah Palestina yang diduduki Israel. Dari sekolah Al-Quran ini, pengetahuan mengenai kitab suci umat Islam itu semakin terkenal hingga ke negara-negara lain.

Kemudian Masjid Al-Aqsha menjadi satu-satunya lembaga ilmiah terbesar di wilayah Al-Quds. Tak hanya sekadar masjid tempat beribadah, tetapi Al-Aqsha telah menjelma menjadi sekolah tempat belajar ilmu fiqih, hadis dan Al-Quran. Kendati pusat pendidikan Palestina ini sempat meredup pasca dikuasai Tentara Salib, kejayaan sekolah Palestina kembali kuat pada masa Salahuddin Al-Ayyubi. Kemudian saat berada dalam kekuasaan Dinasti Mamluk dan Ottoman.

 

Berita Palestina: Kota Tertua di Dunia, Ada di Palestina Loh!

 

Berbondong-bondong Belajar di Masjid Al-Aqsha

Sebagai pusat pendidikan Palestina yang berkualitas, Masjid Al-Aqsha menjadi tempat yang “wajib” dikunjungi terutama selama ibadah haji berlangsung. Para anak Palestina dan siswa dari negara-negara lain berbondong-bondong untuk belajar kepada para ulama, yang tinggal di Al-Quds.

Sejumlah ulama dan pengajar Al-Quran di Masjid Al-Aqsha yang memiliki sanad di antaranya adalah Shahabuddin Ahmed bin Mohammed bin Mughith Alandalusi, Syekh Othman bin Abdullah bin Abdul Rahman Abu Omar al-Jabrati dan kepala pengajar di Al-Quds; Syekh Shihabuddin Ahmed putra dari Syekh Syams al-Din Muhammad bin Mohammed bin Hussein al-Awtari Al-Shafei, yang kemudian meninggal pada tahun 1469 M.

 

Jejak Ulama di Masjid Al-Aqsha

PU-1-Perjalanan Masjid Al-Aqsha Sebagai Pusat Pengajaran Al-Quran-www.palestineupdate.com(3)
(Salah satu halaman mushaf peninggalan Abu Hassan Marini dalam aksara Kufi/dok. Aqsa Pedia)

 

Sejarah telah mencatat, beberapa ulama masyhur belajar, menetap hingga wafat di Masjid Al-Aqsha di antaranya adalah Imam al-Nasai, ulama hadis yang menulis “Alsunn Alkubraa Walsughraa” yang belajar dan melafazkan Al-Quran di Masjid Al-Aqsha. Selanjutnya ada Imam al-Razi  yang mengajar Al-Quran di Masjid Ash-Shakhrah atau Kubah Batu dan telah menghasilkan murid yang menjadi ulama dan imam besar.

Tradisi ilmiah yang berkembang di wilayah Al-Quds dan kebiasaan mengunjungi Masjid Al-Aqsha berdampak pada masa tinggal para ulama. Silih bergantinya ulama yang datang, terutama para peziarah dari Maroko memanfaatkan momentum haji untuk dapat mendatangi Masjid Al-Aqsha. (itari/palestineupdate)

Sumber: Aqsa Pedia

 

About admin

Check Also

PU - Quotes Palestina Ini Bikin Kamu Ngerti Arti Sebuah Perjuangan (2) www.palestineupdate.com

Quotes Palestina Ini Bikin Kamu Ngerti Arti Sebuah Perjuangan!

3 tokoh besar pejuang Palestina yang menyampaikan semangat perjuangan melalui kutipan yang terkenang hingga sekarang. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *