WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda.
Ajukan Pertanyaan Anda Kepada Kami
Home / Al-Aqsha / Polusi yang Mengancam di Pantai-pantai Jalur Gaza

Polusi yang Mengancam di Pantai-pantai Jalur Gaza

Palestineupdate.com – Keluarga Hassan Qassem tak berhasil menemukan area berenang yang bersih dan aman di sepanjang pantai Kota Gaza, dikarenakan laut yang dipenuhi dengan limbah.

Pantai adalah satu-satunya “hiburan” alam bagi dua juta warga Jalur Gaza, mengingat terus berlanjutnya krisis listrik dan pemblokadean selama 13 tahun lamanya.

Terlepas dari laporan yang menggembirakan mengenai turunnya angka polusi di laut setelah meningkatnya waktu penyuplaian listrik, bagaimanapun, hal tersebut belum tercapai dan masih menjadi masalah.

Qassem (39) yang berasal dari Syekh Radwan, bagian timur Kota Gaza, membawa ke tujuh anggota keluarganya – kebanyakan anak-anak, ke pantai Sudaniyeh tapi mengejutkan saat melihat warna airnya cokelat gelap dan bau.

“Anak-anak bersikeras pergi ke laut untuk liburan musim panas dan dikarenakan panasnya cuaca, serta listrik yang padam,” ungkapnya. “Tapi yang paling buruk adalah polusi laut, karenanya aku mencegah anak-anakku berenang, khawatir akan keamanan dan kesehatan mereka.”

Masalah polusi laut karena limbah terutama disebabkan oleh berlanjutnya krisis listrik di Jalur Gaza sejak 2006, dan dengan demikian pemerintah kota memompa ribuan liter limbah yang tidak diolah ke Laut Mediterania.

Baca Juga: Iftar untuk Keluarga Palestina yang Terkurung di Balik Tembok Israel

Beberapa orang tidak peduli bahwa laut tercemar limbah dan mereka tetap berenang bersama anak-anak mereka, karena mereka tidak mampu menyewa kabin pribadi yang ditempatkan di sepanjang pantai.

Pantai-pantai Gaza diramaikan oleh ribuan orang yang ingin berlibur setiap harinya, demi melarikan diri dari panasnya cuaca saat musim panas dan lamanya gangguan listrik di rumah mereka.

Otoritas kesehatan mengingatkan potensi penyebaran bakteri, parasit, dan virus, terhadap para pengunjung yang disebabkan pulusi di laut.

Di sepanjang garis pantai 40 kilometer di Jalur Gaza, sebagian besar area tidak cocok untuk digunakan berenang. Penanda untuk peringatan berenang dan memancing telah dipasang di sepanjang pantai.

Secara umum, mayoritas pantai yang ada di Gaza bagian utara tidak baik untuk digunakan berenang, juga di Jalur Gaza bagian selatan, di mana kondisinya sedikit lebih baik namun tetap cenderung buruk, sementara area paling aman untuk berenang adalah di Zouaydeh dan Deir Al-Balah di provinsi pusat – di mana tingkat polusinya rendah. (kimikim/palestineupdate)

Sumber. Wafa News Agency

About admin

Check Also

berita palestina - warga tepi barat tinggal di gua (1) - www.palestineupdate.com - Palestine Update

Terlantar Antarkan Mereka pada Gua-gua di Tepi Barat

Tidak cukup dengan menghancurkan rumah warga Palestina di Area C, Tepi Barat, penjajah secara tidak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *