WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda.
Ajukan Pertanyaan Anda Kepada Kami
Home / AlQuds / Rayakan Hari Purim, Israel Larang Kumandangkan Adzan

Rayakan Hari Purim, Israel Larang Kumandangkan Adzan

Berita Palestina terkini: Israel larang kumandangkan azan sementara mereka merayakan hari raya purim.

palestineupdate.com – Masjid Ibrahimi di Hebron dilarang mengumandangkan adzan oleh Israel dengan dalih sedang merayakan hari libur purim. Israel adalah negara dengan kaum Yahudi terbesar di dunia.

Hari Purim merupakan salah satu hari raya bagi umat Yahudi untuk memperingati pembebasan kaum Yahudi dari kekaisaran Persia saat masa kepemimpinan Haman, yang hendak memusnakan kaum mereka. Hari Purim diselenggarakan tiap tahun menurut kalender Ibrani oleh Kaum Yahudi, yakni tanggal 14 bulan Adar.

Namun tentu saja, selain mengesampingkan perasaan umat muslim di Palestina, larangan mengumandangkan adzan termasuk pelanggaran kebebasan beribadah yang sudah dijamin oleh UU dan hukum internasional. Sehingga, hal ini pun menuai tanggapan dari Kementrian Luar Negeri Palestina yang mengatakan bahwa seruan tersebut layaknya seperti “Seruan perang agama”.

Untuk melindungi tempat-tempat suci, otoritas Palestina pun melanjutkan hal ini ke komunitas internasional, organisasi-organisasi dan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang memikul tanggung jawab secara hukum dan moral dalam hal tersebut.

Berdasarkan keterangan Direktur dan Kepala Masjid Ibrahimi, Sheikh Hefzi Abu Sneina, larangan ini mulai berlaku pada Jumat sore hingga Sabtu malam (27/2/21).

 

Baca juga: 6 Tempat Bersejarah Islam di Palestina

 

Tak hanya sekali, kejadian larangan adzan ini juga sempat terjadi pada 2020. Selain itu, pengerjaan restorasi Masjid Ibrahimi yang diduga sebagai upaya Yudaisasi Kota Tua Hebron juga akan dicegah oleh Otoritas Palestina. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Otoritas Palestina (PA) juga mengutuk keputusan Israel yang melarang pemegang kartu identitas (ID) Tepi Barat untuk beribadah di Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur.

Sebelumnya, Israel pun dilaporkan menutup wilayah Palestina yang dipegang otoritas Palestina yakni penutupan total yang diberlakukan di Yudea dan Samarina, Tepi Barat yang diduduki, dan penyebrangan Jalur Gaza. penutupan akan dimulai pada Kamis (25/2/21) tengah malam dan berlangsung hingga Minggu (28/2/21) tengah malam.

Juru bicara Angkatan Darat Israel Avichay Adraee menuturkan bahwa langkah tersebut dilakukan berdasarkan penilaian situasi keamanan yang diarahkan kepemimpinan politik. Namun menurutnya, penyebrangan komersil akan tetap berlangsung. (femiyr/palestineupdate)

About admin

Check Also

Memetik Bunga, Tentara Israel Tangkap Anak Palestina

Tentara Israel menangkap lima orang anak yang sedang menangkap tumbuhan di Masaffer Yatta. palestineupdate.com – …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *