WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda.
Ajukan Pertanyaan Anda Kepada Kami
Home / Berita / Reaksi Dunia atas Rencana Pencaplokan Tepi Barat oleh Israel

Reaksi Dunia atas Rencana Pencaplokan Tepi Barat oleh Israel

Dunia kembali digegerkan oleh sikap Perdana Menteri Israel, yang ingin mencaplok wilayah Tepi Barat dalam waktu dekat

Palestineupdate.com – Ini berawal dari rencana Donald Trump, Presiden Amerika Serikat, dalam “Deal of the Century” – yang mengusulkan Israel mencaplok sepertiga wilayah Tepi Barat. Kini, Benjamin Netanyahu (Perdana Menteri Israel) berkeras mencaplok wilayah dalam waktu dekat. Lalu, bagaimana reaksi dunia terkait sikap Netanyahu? Simak ulasan selengkapnya dalam kabar Palestina hari ini.

Netanyahu Pledges To Annex Jordan Valley In Occupied West Bank If Re-Elected - www.palestineupdate.com
Keterangan foto: Benjamin Netanyahu saat jelaskan rencana aneksasi. (Sumber: Foreign Policy)

Bukan kali pertama, jika Netanyahu hadir dengan rencana-rencana yang merugikan Palestina, bahkan dunia. Dan kali ini, ia kembali membuat dunia marah dengan rencananya yang ingin mencaplok salah satu wilayah di Palestina, Tepi Barat.

Reaksi keras jelas ditunjukkan oleh Palestina selaku “tuan rumah”. Selain itu, Indonesia yang diwakili oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, bahkan telah menyurati sejumlah negara sahabat, untuk melakukan penolakan terhadap rencana pencaplokan.

Hal tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah, melalui telekonferensi pada Rabu (10/6),

berita palestina - menteri luar negeri retno marsudi - www.palestineupdate.com (3) - www.palestineupdate.com
Keterangan foto: Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi. (Sumber: Harian Jogja)

 

“Ibu Menteri Luar Negeri telah mengirimkan surat kepada 30 negara sahabat untuk menarik perhatian negara tersebut. Untuk juga mengambil sikap dan merespon, menolak rencana aneksasi (pencaplokan) tersebut, di antaranya disampaikan surat kepada beberapa Menteri Luar Negeri.”

Selain itu, Menteri Luar Negeri juga telah berkomunikasi dengan anggota Organisation of Islamic Cooperation (OIC).

“Indonesia telah mengecam keras rencana aneksasi (pencaplokan), karena rencana tersebut ilegal, bertentangan dengan resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan hukum internasional,” tegas Faizasyah.

berita palestina - solidaritas yordania untuk palestina - www.palestineupdate.com (4) - www.palestineupdate.com
Keterangan: Bendera Palestina dan Yordania dikibarkan dalam sebuah demonstrasi di Amman, Yordania. (Sumber: New York Times)

 

Selain itu, reaksi juga ditunjukkan oleh Yordania, yang kemudian berusaha mencegah rencana tersebut.

Setelah bertemu dengan Mahmud Abbas, Presiden Palestina sekaligus kepala Otoritas Palestina, beberapa waktu lalu, Menteri Luar Negeri Yordania Aiman Shafdi mengatakan;

“Yordania akan tetap berupaya sedapat mungkin untuk mendukung Palestina, dan merealisasi perdamaian yang adil dan menyeluruh, untuk melindungi kawasan dari dampak konflik yang panjang serta memilukan, jika Israel terus melancarkan pencaplokan sepertiga wilayah Tepi Barat.”

 

Berita Palestina: Gegerkan Dunia, Netanyahu Ingin Aneksasi Penuh Tepi Barat

 

Dirinya menegaskan, bahwa tindakan tersebut menunjukkan bahwa Israel lebih memilih konflik dibandingkan perdamaian.

Tidak hanya dari pihak politisi, jutaan orang di seluruh dunia pun telah menandatangani petisi terkait rencana Netanyahu. Melalui lembaga kemanusiaan berbasis di Amerika, Avaaz, lebih dari 1 juta orang telah mengisi petisi untuk melawan rencana pencaplokan Tepi Barat, dalam sebuah petisi “Palestine Could End in 8 Days”.

“Hampir setiap orang menentangnya (pencaplokan oleh Israel), namun pertanyaannya; apakah orang-orang mau melakukan apa pun untuk ini.

berita palestina - petisi lembaga kemanusiaan avaaz protes aneksasi tepi barat - www.palestineupdate.com (5) - www.palestineupdate.com
Keterangan foto: Lembaga kemanusiaan Avaaz, yang berbasis di Amerik Serikat. (Sumber: Avaaz)

 

Eropa dan (negara) lainnya memiliki kekuatan untuk membuat Israel berpikir dua kali, namun mereka harus mendengar tuntutan skala besar dari masyarakat terlebih dahulu. Ayo tunjukkan hal tersebut kepada mereka!” ungkap Avaaz.

Israel sendiri akan memulai pencaplokan atau aneksasi dari tiga permukiman: Maale Adumim di Al-Quds Timur yang diduduki, Ariel di utara Tepi Barat, dan Gush Etzion di dekat kota-kota Betlehem dan Hebron.

Jika Israel mencaplok wilayah Tepi Barat, salah satu dampak besarnya adalah semakin luasnya area Israel dan semakin banyaklah pemukim ilegal yang masuk ke Palestina.

 

Berita Palestina: Partai ‘Likud’ Berencana Mencaplok Wilayah Tepi Barat yang Diduduki

 

Sementara itu, hingga saat ini, lebih dari 600 ribu pemukim ilegal yang bermukim di Area C telah sering kali melakukan tindakan konfrontatif, kepada tiga juta warga Palestina di Tepi Barat dan Al-Quds Timur. (kimikim/palestineupdate)

 

*Aneksasi (KBBI): Pengambilan dengan paksa tanah (wilayah) orang (negara) lain untuk disatukan dengan tanah (negara) sendiri; penyerobotan; pencaplokan; penggabungan.

 

Sumber. Republika, Melayu Palinfo, Days of Palestine, Kompas

About admin

Check Also

PU - Boikot Israel www.palestineupdate.com

Misi Kemanusian Dalam Gerakan Boikot Israel

Fakta menarik seputar gerakan pemboikotan Israel. palestineupdate.com – Pemboikotan Israel merupakan salah satu gerakan yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *