WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda.
Ajukan Pertanyaan Anda Kepada Kami
Home / AlQuds / Undang-Undang Persenjataan Israel Hantui Palestina

Undang-Undang Persenjataan Israel Hantui Palestina

Fakta seputar UU Senjata Israel yang mengancam keamanan penduduk Palestina.

palestineupdate.com UU Kepemilikan Senjata bagi warga Israel kini jadi momok yang mengkhawatirkan bagi penduduk Palestina. Bagaimana tidak? Aturan tersebut akan berdampak pada meningkatnya kekerasan yang dialami oleh penduduk Palestina.  Simak informasi selengkapnya hanya di Palestine Update, portal berita terkini Palestina.

 

Pelonggaran Aturan Kepemilikan Senjata Bagi Warga Israel

Dengan dilonggarkannya undang-undang yang mengatur kepemilikan senjata di Israel, muncul kekhawatiran penduduk Palestina terhadap serangan yang akan dilakukan oleh para pemukim Israel terhadap mereka akan menjadi lebih umum, baik di Tepi Barat maupun di Israel.

Bahkan setelah berlakunya aturan ini, Menteri Keamanan Publik Israel Gilad Erdan langsung mengklaim bahwa lebih dari setengah juta warga Israel kini dapat memiliki senjata tanpa perlu pelatihan rutin atau izin khusus.

UU Senjata Israel - 02 - www.palestineupdate.com
(Ket. Pemukim Israel yang membawa senjata laras panjang sambil menikmati perjalanan bersama anak-anaknya di Hebron, Tepi Barat. Dok. Dominik Wach)

 

Padahal di bawah undang-undang sebelumnya, warga Israel harus membuktikan alasan yang valid atas kepemilikan senjata yang mereka ajukan. Misalnya, karena warga Israel yang tinggal di daerah yang dianggap rawan konflik dan warga pemukiman ilegal di Tepi Barat masuk dalam kategori tersebut.

Dalam keterangan yang disampaikan Biro Nasional Pertahanan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) di Nablus, saat ini terdapat sekitar 145.000 warga Israel di Tepi Barat yang memiliki izin untuk membawa senjata. Dan dengan melemahnya hukum, diperkirakan akan ada tambahan 200.000 lebih pemukim yang akan membawa senjata.

Dan mengingat wajib militer yang berlaku bagi  warga Israel sejak mereka berusia 18 tahun, undang-undang ini pada akhirnya dapat berlaku untuk sebagian besar penduduk Israel.

Lebih lanjut lagi, undang-undang ini juga mengizinkan personel angkatan darat berpangkat letnan satu atau lebih tinggi dan perwira non-komisioner berpangkat sersan satu atau lebih tinggi untuk menyimpan senjata mereka setelah dinas dan tidak lagi perlu dikembalikan.

UU Senjata Israel - 03 - www.palestineupdate.com
(Ket. Pemuda Israel yang sedang berjalan di Yerusalem dan dilengkapi dengan senjata laras panjang. Dok. Laura Jukneviciute)

 

Alasan Israel Melonggarkan UU Kepimilikan Senjata

Melalui pernyataan yang disampaikan oleh Gilad Erdan selaku Menteri Keamanan Publik Israel, ia menegaskan bahwa warga negara yang telah memenuhi syarat untuk membawa senjata api di depan umum akan berkontribusi pada keamanan publik. Dan juga menjadi garis pertahanan penting dalam menghadapi serangan tunggal dalam teror yang melanda mereka.

 

Mau tau siapa sih sebenarnya Hamas itu? Simak di sini yuk!

 

Namun, pernyataan ini bertentangan keras dengan Haneen Zoabi, anggota Knesset (MK) dari Daftar Gabungan Arab, yang meyakini bahwa perubahan pada undang-undang senjata Israel ini hanyalah upaya Israel untuk dapat melakukan apa saja tanpa mempertimbangkan nilai-nilai demokrasi dan kesetaraan antara warga negara.

UU Senjata Israel - 04 - www.palestineupdate.com
(Ket. Seorang Wanita Israel yang menyelipkan pistol di sabuk gespernya
sambil berjalan di wilayah Yerusalem. Dok. Times Of Israel)

 

Dampak Pelonggaran UU Kepemilikan Senjata Israel Bagi Penduduk Palestina.

Haneen Zoabi menjelaskan bahwa sangat mudah bagi pemukim Israel untuk bersikeras bahwa warga Palestina adalah teroris ketika mereka berada di kawasan pendudukan Israel. Dan hal ini menjadikan situasi di Tepi Barat sebagai wilayah yang berbahaya bagi seluruh penduduk Palestina.

Melalui pelonggaran yang diberlakukan undang-undang ini, para pemukim Israel akan merasa lebih percaya diri untuk menembak seorang Palestina dan meningkatkan potensi untuk membunuh mereka. Belum lagi pengaruh yang ditimbulkan dari pelemahan undang-undang tersebut, secara sistematis akan mendiskriminasi warga Palestina di pengadilan.

Ketika kasus penembakan diperkarakan di depan hakim, di mana seorang warga Israel menembak seorang Palestina, maka setelah undang-undang ini berlaku, keputusannya akan menjadi sangat berbeda karena sekarang mereka menjadi lebih legal untuk melakukan penembakan.

Mirisnya, dengan memanfaatkan aturan yang telah dibuat oleh Israel, saat ini penduduk Palestina dapat didefinisikan sebagai teroris dan orang-orang yang memiliki senjata secara hukum didefinisikan sebagai orang yang memiliki izin untuk membunuh mereka. (miftah/palestineupdate)

Sumber: Aljazeera

About admin

Check Also

berita palestina - kehidupan pesisir gaza palestina - www.palestineupdate.com (1)

Kehidupan Pesisir Gaza Semasa Blokade Israel

Menjadi nelayan di wilayah pemblokadean tidaklah mudah, seperti yang dirasakan bapak berusia 58 tahun ini: …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *