WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda.
Ajukan Pertanyaan Anda Kepada Kami
Home / AlQuds / 20.000 Unit Akan Dibangun untuk Pemukim Ilegal di Yerusalem Timur

20.000 Unit Akan Dibangun untuk Pemukim Ilegal di Yerusalem Timur

 

http://maannews.com/Photos/330920C.jpg

Sumber foto. Ma’an News

 

Palestineupdate.com – Israel semakin memperluas wilayah penjajahannya dengan membangun sebanyak 20 ribu unit baru untuk para pemukim ilegal, di permukiman ilegal Israel Maale Adumim, Yerusalem Timur.

Dilansir dari Maannews.com, terdapat persetujuan pembangunan secara luas antara Kementerian Pembangunan dan Perumahan Israel dan Kotamadya Maale Adumim untuk membangun ribuan unit rumah di permukiman ilegal selama beberapa tahun mendatang.

Laporan menyebutkan bahwa dengan menandatangani persetujuan, akan memungkinkan untuk memulai pembangunan 470 unit rumah, sementara unit-unit rumah tersisa yang mencapai 20 ribu unit, haruslah disetujui oleh partai-partai politik.

Menteri Pembangunan dan Perumahan Israel, Yoav Galant, mengatakan, “Kami menyambut penandatanganan persetujuan komprehensif yang akan mengarah pada pengembangan dan peningkatan besar dalam populasi Maale Adumim.”

Galant menambahkan bahwa sebagai tambahan untuk unit-unit rumah baru, gedung dan institusi umum akan dibangun di permukiman ilegal tersebut, termasuk sinagog Yahudi, sekolah, dan taman kanak-kanak.

Dirinya menekankan, “Kami harus terus memperkuat pengaruh terhadap wilayah Yerusalem, dari Maale Adumim di bagian timur ke Givat Zeev di bagian barat, dari Atarut di bagian utara ke area Bethlehem dan Makam Rachel ke arah Efrat dan Gush Etzion, yang merupakan kepentingan nasional, strategis dan historis (bersejarah).”

Baca juga: Lembaga Kemanusiaan Pampang Wajah Razan Al-Najjar sebagai Tanda Penghormatan

Maale Adumim adalah permukiman terbesar ketiga dalam ukuran populasi, meliputi sepetak tanah yang luas jauh di dalam distrik Yerusalem, Tepi Barat yang diduduki. Banyak pemukim Israel yang menganggapnya sebagai kota pinggiran Yerusalem di Israel, meskipun terletak di wilayah Palestina yang diduduki, yang bertentangan dengan hukum internasional.

Menurut pengawas permukiman Peace Now, dalam satu setengah tahun sejak Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menjabat, sekitar 14.454 unit di Tepi Barat telah disetujui, yang lebih dari tiga kali lipat jumlahnya dan disetujui satu setengah tahun lalu sebelum pelantikannya (4.476 unit).

Sejak pendudukan di Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, di tahun 1967, antara 500 ribu dan 600 ribu orang Israel pindah ke permukiman Israel di wilayah Palestina yang diduduki, yang merupakan bentuk pelanggaran terhadap hukum internasional.

Sekitar 196 pemerintahan mengakui permukiman Israel yang menyebar di seluruh wilayah Palestina, semuanya dinilai ilegal di bawah hukum internasional. (kimikim/palestineupdate)

 

About admin

Check Also

berita palestina - penghancuran rumah di tepi barat oleh israel - www.palestineupdate.com (1)

Inilah yang Terjadi jika Kamu Bangun Rumah di Tepi Barat

Beginilah nasib pribumi Palestina di negeri sendiri, harus mendapatkan perlakuan sewenang-wenang penjajah, yang seenaknya menghancurkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *