WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda.
Ajukan Pertanyaan Anda Kepada Kami
Home / Wacana / Awal Mula Freemason di Indonesia

Awal Mula Freemason di Indonesia

Salah satu loji (tempat berkumpul) Freemason di Indonesia. (Sumber. CNN Indonesia)

Freemason sudah masuk ke Indonesia sejak zaman VOC, bahkan setelah VOC bubar, pergerakan ini masih berkembang di tanah air.

Palestineupdate.com – Ternyata, Freemason sudah masuk ke Indonesia sejak ratusan tahun lalu. Adanya VOC di Batavia (Jakarta) menjadi cikal bakal adanya Freemason. Lalu, bagaimana kisah selengkapnya? Yuk, simak ulasannya dalam “kabar Palestina hari ini”.

Berita Palestina: Freemasonry, Salah Satu Organisasi Yahudi Internasional

 

Belanda merupakan sebuah negara di Eropa, yang banyak dijadikan tempat berdiaspora orang-orang Yahudi dan tempat berkumpulnya jaringan Yahudi se-Eropa, selain Belgia. Jika Yahudi tidak mendapatkan tempat dan perlindungan di negara-negara lain di Eropa, maka di kota Amsterdam (Belanda) Yahudi mendapatkan perlakuan yang istimewa. Kota itu menjadi tempat dengan penduduk Yahudi terbanyak dibandingkan kota-kota lain di Belanda.

Sementara itu, Belanda adalah bangsa Eropa pertama yang menginjakkan kaki di Jacatra (nama kota Jakarta pada saat itu, sebelum akhirnya diganti menjadi Batavia). Setelah berhasil menguasai Batavia, penjajah Belanda di bawah bendera VOC (Verenigde Oost Indische Compagnie) yang didirikan pada tahun 1602 dan kebanyakan keturunan Yahudi, memboyong semua lembaga penting VOC di Asia, seperti dewan pemerintahan Asia, pengadilan tinggi, kantor kepala pembukuan, serta gudang-gudang logistik untuk ditempatkan di Batavia.

Awalnya, organisasi Freemason di Hindia Belanda hanya terbatas pada orang Yahudi kelahiran Belanda, Belanda asli, dan Indo-Belanda. Akan tetapi, karena banyak dari mereka yang menjabat sebagai kepala perkebunan, kepala pemerintahan dan guru, pengaruh mereka kemudian menyebar pada kalangan pribumi di berbagai daerah di Jawa – terutama mereka yang berasal dari kalangan elite atau bangsawan, dan orang-orang berpendidikan di Barat.

Berita Palestina: Apa itu Antisemitisme? Samakah dengan Zionisme?

 

Armada kompeni Belanda banyak membawa tentara ke Hindia Timur yang bukan hanya berasal dari orang Belanda, tetapi juga berasal dari negara-negara Eropa lain seperti; Jerman, Prancis, Skotlandia, Inggris, Denmark, Fleming, dan Wallons. Jika diperhatikan, negara-negara Eropa tempat asal tentara tersebut adalah negara di mana Freemason tumbuh subur, terutama di Skotlandia dan Inggris.

Para tentara penjajah di Nederlandsch Oost Indie (Hindia Belanda) lantas mendirikan perkumpulan Societiet Concordia, tempat berkumpulnya militer Belanda yang dalam kegiatannya mempunyai hubungan yang erat dengan Freemason.

Sementara itu, dari misi penjajahan ke Batavia, para Mason (anggota Freemason) yang menyusup ke dalam barisan kompeni Belanda kemudian menebar jaring Freemason ke berbagai wilayah di Nusantara. Upaya tersebut semakin mendapatkan jalan mulus, ketika banyak gubernur jenderal yang berkuasa di Hindia Belanda menjadi anggota jaringan mereka.

Berita Palestina: Ensiklopedia: 3 Kampanye Zionis

 

Terlebih, penyebaran Freemason di berbagai daerah di Hindia Belanda, terutama di tanah Jawa, mendapatkan sokongan penuh dari elite lokal/pribumi yang berkuasa. Selain itu, walaupun VOC bubar pada 31 Desember 1799, jaringan Freemason terus bergeliat di Nusantara.

Itulah segelitir ulasan terkait sejarah awal mula Freemason bisa masuk ke Indonesia. Semoga menambah hasanah kita semua dan menjadi pengingat agar lebih berhati-hati, dengan adanya sejarah Freemason sejak ratusan tahun lalu di negeri ini. Wallahu’alam. (kimikim/palestineupdate)

 

Sumber. Freemason dan Teosofi – Artawijaya

About admin

Check Also

Ragam Masker Unik Buatan Palestina

Penduduk Palestina berkreasi membuat masker dengan ragam bentuk yang unik. Selain bentuknya yang unik,  fungsinya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *