WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda.
Ajukan Pertanyaan Anda Kepada Kami
Home / Berita / Bagaimana Para Tahanan Palestina Berjuang di Dalam Bui Israel?

Bagaimana Para Tahanan Palestina Berjuang di Dalam Bui Israel?

Palestineupdate.com – Selama ini, kebanyakan media hanya memberitahukan tentang “para tahanan yang melakukan aksi mogok makan”. Tapi tahukah kalian bahwa ada cerita di balik itu semua?

Sebelum tahun 1992, para tahanan politik Palestina di penjara Israel tidak diizinkan memiliki ceret atau kompor di tahanan mereka, yang digunakan untuk merebus air guna menyeduh teh atau kopi.

Ribuan orang kemudian bergabung dalam aksi mogok malam 15 hari pada tahun itu, untuk memperoleh tuntutan mereka. Mereka melakukan sebuah cara yang biasanya dilakukan oleh tahanan-tahanan, sejak tahun 1967, untuk memperoleh kelonggaran dan kondisi tahanan yang lebih baik.

Di balik setiap barang yang ada di dalam sel tahanan, dan setiap hak yang diperoleh, terdapat banyak cerita dari aksi mogok makan.

Ini berlaku untuk pakaian yang mereka pakai, buku yang mereka baca, alat tulis yang mereka gunakan, foto keluarga yang mereka jaga, dan ranjang serta kasur busa yang mereka gunakan untuk tidur.

Baca Juga: Setelah 17 Tahun di Dalam Tahanan, Seorang Warga Palestina Dibebaskan

Aksi mogok makan oleh tahanan Palestina yang terakhir, berlangsung selama delapan hari dan berakhir pada tanggal 15 April 2019, setelah Pelayanan Penjara Israel (Israeli Prison Service (IPS)) sepakat untuk memasang telepon di dalam penjara dan membebaskan tahanan yang ditahan di dalam sel isolasi.

Sedikitnya ada 25 aksi mogok makan sejak Perang Timur Tengah tahun 1967, saat Israel menduduki Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Hukuman penjara telah mengancam mata pencarian warga Palestina sejak saat itu, dengan Institut Studi Palestina yang memperkirakan bahwa di tahun 2014; sekitar 80 persen populasi laki-laki dewasa di Tepi Barat dan Jalur Gaza telah menjadi tahanan Israel sejak 1967.

Sejumlah lembaga kemanusiaan mengatakan bahwa penahanan semacam itu telah melanggar hukum internasional.

Di bulan Februari, terdapat sekitar 5.700 tahanan Palestina yang menderita di dalam penjara Israel, termasuk 48 wanita dan 230 anak, menurut sejumlah tokoh yang dipublikasi oleh Addameer (organisasi hak para tahanan). Bahkan, hampir 500 tahanan Palestina saat ini sedang dikurung dalam “penahanan administratif” tanpa tuduhan. (kimikim/palestineupdate)

Sumber. Middle East Eye

About admin

Check Also

berita palestina - warga gaza susah dapatkan kartu identitas karena israel - www.palestineupdate.com (1) - www.palestineupdate.com

Tanpa Kartu Identitas, Warga Gaza Bak Dipenjara

Israel mempersulit kehidupan warga Palestina bahkan di Gaza, salah satunya terkait akses mobilitas warga yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *