WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda.
Ajukan Pertanyaan Anda Kepada Kami
Home / Al-Aqsha / Ekstrim! 5 Fenomena Alam di Musim Dingin Palestina

Ekstrim! 5 Fenomena Alam di Musim Dingin Palestina

Ketimbang menyebutnya sebagai cuaca buruk, fenomena alam jelang musim dingin Palestina ini lebih pantas disebut cuaca aneh.

palestineupdate.com – Sebenarnya, tak hanya Palestina. Seluruh wilayah di muka bumi yang beriklim subtropis dan sedang sudah pasti memiliki gejala alam seperti ini jelang musim dingin tiba: suhu dingin, angin kencang, curah hujan meningkat. Namun apa jadinya jika tanda-tanda musim dingin Palestina menunjukkan tanda yang aneh dan berbeda? Yuk cari tahu informasinya dalam kabar Palestina hari ini bersama Palestine Update!

 

Cuaca Jelang Musim Dingin Palestina Tidak Buruk, Tapi Aneh

Tahukah Sahabat bahwa fenomena turunnya salju tebal di tengah musim dingin Palestina baru terjadi kembali di awal dekade ini? Dalam situsnya, Floodlist menyatakan bahwa pada tahun 2013 ada kondisi cuaca yang tak biasa di daerah Mesir, Suriah, Yordania, dan Palestina. Ya, sudah lebih dari 100 tahun terakhir wilayah tersebut tidak tertutup salju tebal dengan suhu yang membekukan.

 

Baca Juga Yuk: 5 Fakta Menyakitkan Musim Dingin di Jalur Gaza

 

Parahnya, pemadaman listrik di tengah musim dingin Palestina semakin menambah penderitaan. Jika salju belum turun, negeri ini akan digenangi air banjir setelah hujan lebat. Inilah salah satu dampak ekstrimnya fenomena alam jelang musim dingin Palestina. Lantas apa sajakah fenomena alam tersebut?

 

1. Hujan Lebat

Fenomena alam pertama jelang musim dingin Palestina tiba adalah turunnya hujan deras selama berhari-hari. Tak heran mengapa musim dingin Palestina identik sekali dengan banjir. Menurut Middle East Monitor, hujan lebat juga pernah membanjiri sistem pembuangan limbah di Gaza, sehingga genangan banjir merupakan air yang sudah terkontaminasi.

musim dingin palestina - wwwpalestineupdatecom - 1
(Anak Palestina menyelamatkan diri dari banjir dan menjadikan barang bekas yang bisa mengapung sebagai perahunya. Dokumentasi MEMO)

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) bahkan menyatakan Gaza sebagai zona bencana, setelah adanya korban meninggal karena banjir parah menggenangi rumah-rumah dan jalanan Palestina.

 

2. Badai dan Angin Kencang

Hujan lebat di musim dingin Palestina juga memicu adanya badai besar yang menimbulkan kerusakan dan kehancuran bangunan. Padahal di waktu yang sama, Gaza sendiri sudah hancur lebur karena penjajahan Israel di Palestina, terutama saat agresi militer Israel tahun 2014.

musim dingin palestina - wwwpalestineupdatecom - 2
(Infrastruktur di wilayah Sheijaya, Palestina hancur karena cuaca ekstrim dan serangan Israel pada Agresi Militer 2014. Dokumentasi BBC)

Saat itu, lembaga donasi Palestina internasional mengeluarkan dana hingga 5,4 miliar dollar Amerika (setara dengan Rp 7,6 triliun) untuk membangun kembali Gaza akibat konflik dan fenomena alam yang ekstrim.

 

3. Suhu Dingin yang Ekstrim

Suhu musim dingin Palestina di kisaran bulan November hingga Februari bisa mencapai 10 hingga 0 derajat celcius.  Lebih buruk lagi, saat musim dingin tiba, satu-satunya pembangkit listrik di Gaza seringkali berhenti beroperasi karena kekurangan bahan bakar. Dengan demikian, alat penghangat ruangan pun tak bisa digunakan di tengah ekstrimnya suhu musim dingin Palestina.

musim dingin palestina - wwwpalestineupdatecom - 3
(Banyak warga Palestina yang lebih memilih tinggal di reruntuhan rumahnya saat musim dingin daripada harus mengungsi. Dokumentasi BBC)

Suhu musim dingin Palestina sangatlah ekstrim di tengah langkanya alat penghangat dan pakaian tebal. Tak sedikit keluarga terdampar di rumahnya, bahkan di bawah reruntuhan. Untuk mencari perlindungan yang memadai, mereka harus melakukan penyelamatan dengan perahu.

 

4. Kabut Tebal

musim dingin palestina - wwwpalestineupdatecom - 5
(Salju tebal di tengah kota Al-Quds. Dokumentasi These and Those)

Mengutip dari The National News, saat musim dingin Palestina jarak pandang di wilayah lembah dan daerah dataran rendah sangatlah buruk. Kabut tebal dan jarak pandang berkurang drastis bersamaan dengan turunnya hujan yang dingin, terutama di wilayah perbatasan Yordania. Akibatnya, sekolah dan jam kerja sering ditutup atau mengalami penundaan.

 

5. Salju Tebal

Pernah lihat pemandangan Masjid Al-Aqsha yang diselimuti salju? Ya, hujan salju yang sangat tebal di musim dingin Palestina biasanya melanda daerah yang lebih tinggi, khususnya wilayah Tepi Barat. Hawa dingin berlanjut dengan hujan, awan mendung, dan salju datang berselang-seling. Salju paling tebal biasa turun di sekitar kota Al-Quds, Hebron, dan sebagian wilayah Ramallah.

musim dingin palestina - wwwpalestineupdatecom - 4
(Salju menutupi kompleks Masjid Al-Aqsha. Dokumentasi Travel Triangle)

Namun, saat menghadapi hujan bersalju, tak sedikit sekolah di Tepi Barat tak siap menghadapinya karena minimnya alat pemanas di ruang kelas. Pada tahun 2015, salju bahkan menyelimuti jalanan Tepi barat setinggi beberapa kaki. Akibatnya, banyak rumah sakit yang bersiaga penuh, banyak keluarga yang harus dievakuasi, dan banyak titik jalanan yang tidak dapat dilewati.

Itu dia fenomena alam yang sering terjadi jelang musim dingin Palestina. Tak dapat dipungkiri, ada banyak negara yang memiliki suhu yang lebih dingin dibandingkan negeri anbia. Namun, karena terbatasnya fasilitas penghangat dan minimnya tempat tinggal yang layak, banyak keluarga yang harus menghadapi musim dingin dengan tangan dan kaki telanjang sehingga merasakan ekstrimnya musim dingin Palestina. (ghinjini/palestineupdate)

Sumber: Floodlist, Middle East Monitor, The National News

Sahabat Palestine Update, kamu bisa bantu dukung saudara-saudara kita dalam menghadapi musim dingin Palestina dengan cara klik di sini.

 

About admin

Check Also

Para Penghafal Quran, Jadi Pelipur Lara di Tengah Blokade

Di tengah blokade Israel, tak banyak yang bisa rakyat Palestina lakukan. Menghafal Quran menjadi penenang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *