WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda.
Ajukan Pertanyaan Anda Kepada Kami
Home / Artikel / Keamanan Gaza yang Terancam di Hari Pertama Masuk Sekolah

Keamanan Gaza yang Terancam di Hari Pertama Masuk Sekolah

Lagi-lagi Israel menyerang Jalur Gaza di masa anak-anak belum lama memulai hari pertama sekolah mereka.

Palestineupdate.com – Jalur Gaza sangat jarang merasakan ketenangan, bahkan hari Senin ini (26/8) wilayah kembali menjadi target serangan udara Israel, satu hari setelah hari pertama masuk sekolah anak-anak Gaza. Berikut kabar Palestina hari ini yang akan diulas oleh Palestine Update.

Kota Beit Lahia yang terletak di bagian utara wilayah pemblokadean Jalur Gaza terkena serangan pesawat-pesawat tempur Israel pada Senin pagi, di mana pesawat jet F-16 milik Israel dikonfirmasi menghantam wilayah di dekat desa Um Nuseir, bagian utara Beit Lahia, yang benar-benar merusak area serta menyebabkan kerusakan parah pada rumah-rumah sipil di sekitarnya.

Militer Israel mengklaim bahwa serangan udara merupakan serangan balasan, atas roket yang diluncurkan Gaza ke wilayah bagian selatan Israel pada Ahad sore (25/8).

Menurut laporan, tidak ada korban luka. Meski begitu, serangan yang dilakukan sehari setelah hari pertama masuk sekolah para siswa Gaza, telah membuat warga khawatir akan keamanan mereka.

berita palestina - kondisi pendidikan di Gaza (2) - www.palestineupdate.com - Palestine Update
Keterangan foto: Anak-anak sekolah di Gaza. (Sumber.  Iran Daily)

 

 

 

 

 

 

Ahad lalu, sekitar 1,3 juta siswa Gaza kembali ke sekolah setelah menjalani liburan musim panas yang begitu terik, di tengah krisis listrik yang menghantui wilayah dan masih berlangsungnya pemblokadean.

Sektor pendidikan di Gaza telah menderita banyak kerugian setelah tiga serangan mayor Israel. Lima sekolah hancur total dan 182 lainnya mengalami kerusakan sebagian akibat serangan tahun 2014 saja. Ini mengakibatkan kurangnya jumlah ruang kelas di Gaza. Masalah lainnya adalah blokade Israel yang menghambat upaya pembangunan ulang infrastruktur di Gaza.

Para siswa di Gaza mendapatkan mutu pendidikan di bawah standar, dengan penggunaan ruang kelas yang kelebihan muatan siswa. Kondisi ekonomi juga telah memengaruhi kualitas pendidikan di sana. Lebih jauh, otoritas kesulitan dalam menggaji tenaga pengajar akibat krisis keuangan.

Berita Palestina: 4,5 Tahun Serangan Berlalu, 13.000 Warga Gaza Masih Jadi Tunawisma

Terlepas dari semua itu, para guru mengatakan bahwa mereka berkomitmen penuh untuk melaksanakan tugas mereka. Sementara itu, para siswa sangatlah khawatir mengenai keselamatan mereka.

Juga terlepas dari tantangan dan hambatan di wilayah mereka, para siswa memulai tahun ajaran baru dengan pikiran positif, berharap dapat mewujudkan cita-cita mereka dengan terus mengenyam bangku pendidikan. (kimikim/palestineupdate)

 

Sumber. Wafa News Agency, Press TV

About admin

Check Also

PU - Boikot Israel www.palestineupdate.com

Misi Kemanusian Dalam Gerakan Boikot Israel

Fakta menarik seputar gerakan pemboikotan Israel. palestineupdate.com – Pemboikotan Israel merupakan salah satu gerakan yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *