WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda.
Ajukan Pertanyaan Anda Kepada Kami
Home / AlQuds / Pandangan Analisis Terkait Isu di Palestina

Pandangan Analisis Terkait Isu di Palestina

Pemadangan Masjid Qubbatu Ash-Shakrah di kompleks Masjid Al-Aqsha. (Sumber. Google)

Permasalahan yang saat ini terjadi di Palestina tidaklah sederhana dan tidak hanya melibatkan dua pihak (Palestina dan Israel). Ini adalah isu umat Islam bersama.

Palestineupdate.com – Masih cukup beragam pendapat terkait isu yang sedang terjadi di Palestina. Ada yang bilang bahwa itu hanya sekadar isu internal antara dua pihak (Israel dan Palestina) terkait perebutan wilayah. Akan tetapi, benarkah begitu adanya? Mari simak ulasan selengkapnya dalam kabar Palestina hari ini.

Berita Palestina: Al-Aqsha Genting, Murabithun Serukan Aksi #FajarHarapan

 

Semua terlihat sangat jelas – bagi siapa pun yang merenungkan berbagai peristiwa hari ini, bahwa pertikaian utama itu bermula dari Al-Quds (Yerusalem) sebagai ibu kota utama negeri Palestina. Ini dikarenakan kota tersebut yang merupakan tempat suci bagi umat Islam, Yahudi, dan Nasrani.

Sejak zaman dahulu, bahkan hingga hari ini, selalu ada saja upaya-upaya untuk menguasai kota bersejarah yang suci dan agung ini. Setiap pihak berusaha keras untuk menguasai dan memilikinya. Selain itu, upaya-upaya terkait memang akan berlangsung hingga hari kiamat nanti.

Saat ini, pihak Yahudilah yang paling berkeras dalam mempertahankan kota ini di bawah kekuasaan imperialisme mereka. Mereka begitu enggan menyerahkan Al-Quds kepada Muslim Arab ataupun pihak lainnya.

Kompleks Masjid Al-Aqsha, Al-Quds, Palestina. (Sumber. Google)

Memang, keunggulan mereka di bumi hari ini telah membantu perwujudan sikap tersebut. Mereka berbekal cukup untuk mengontrol, berlaku sombong dan angkuh, terhadap pribumi-pribumi Palestina yang tertawan.

Dari Awal hingga Sekarang

Pada tahun 1967, luas kota Al-Quds (Yerusalem) hanya mencapai 6 kilometer persegi. Selanjutnya pada tahun 1990, meluas menjadi 33 kilometer persegi. Ini adalah rencana Yahudi dengan membidik perluasan wilayah Al-Quds, agar luasnya mencapai 840 kilometer persegi, atau setara dengan 15% wilayah Tepi Barat.

Walaupun upaya-upaya perdamaian dilakukan untuk mengatasi persoalan Al-Quds, penolakan Yahudi selalu saja menggagalkan semua upaya tersebut, karena pada dasarnya Yahudi memang menginginkan Al-Quds sepenuhnya, agar bisa mereka jadikan sebagai ibu kota – bukan hanya wilayah yang mereka kuasai dan tempati.

Berita Palestina: Peringati Tahun Baru Yahudi, Penjajah Kembali Usik Al-Aqsha

 

Inilah salah satu rencana yang sama sekali tidak pernah para penjajah itu lepaskan. Untuk itu, tentu saja keliru jika kita percaya bahwa Yahudi mau menjalankan proses perdamaian, yang memaksa mereka melepaskan sebagian dari wilayah Al-Quds untuk Arab ataupun yang lain.

Fakta ini pada akhirnya menjelaskan bahwa isu yang sedang terjadi di Palestina, bukanlah sekadar isu internal dua pihak. Ini merupakan isu yang harus dibebankan pada umat Islam di dunia. Karena hari ini, penjajah mencoba merebut wilayah di mana di dalamnya terdapat masjid suci ke tiga: Masjid Al-Aqsha. Wallahu’alam. (kimikim/palestineupdate)

 

Sumber. Ensiklopedia Palestina Bergambar – Dr. Thariq As-Suwaidan

About admin

Check Also

PU-5-Jericho; Kota Tertua Dunia yang Ada di Palestina-www.palestineupdate.com(1)

Jericho; Kota Tertua Dunia yang Ada di Palestina

Siapa sangka ternyata kota tertua di dunia berada di Palestina palestineupdate.com – Palestina sebagai negeri …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *