WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda.
Ajukan Pertanyaan Anda Kepada Kami
Home / Berita / Pemukim Israel Serbu dan Rusak Taman Bermain di Nablus

Pemukim Israel Serbu dan Rusak Taman Bermain di Nablus

Palestineupdate.com – Para pemukim ilegal Israel merusak sebuah taman bermain anak-anak yang sedang dibangun, pada hari Selasa (20/11), di Nablus, Tepi Barat, dilansir dari Maannews.com.

Ghassan Daghlas, seorang petugas yang mengawasi aktivitas pemukiman di Tepi Barat bagian utara, memberitu bahwa pemukim Israel dari pemukiman ilegal Israel Shave Shomron mendatangi taman bermain dan merusaknya.

Daghlas mengatakan bahwa pemukim Israel menghancurkan sebuah ruangan yang dimaksudkan untuk kafetaria, juga merusak fasilitas rekreasi dan perabotan di sana. Ia menambahkan, pemukim Israel melakukan perusakan dengan tujuan mencegah selesainya proyek-proyek yang dilakukan warga Palestina, demi mengambil alih seluruh area di sana.

Pemukim Israel Rusak Taman Bermain-Palestine Update Pemukim Israel Rusak Taman Bermain-Palestine Update Pemukim Israel Rusak Taman Bermain-Palestine Update Pemukim Israel Rusak Taman Bermain-Palestine Update

Kota dan desa warga Palestina di Nablus dikelilingi oleh pemukiman dan pos Israel, banyak yang dilindungi oleh militer Israel dan menjadi terkenal karena terdiri dari para pemukim ekstrem.

Organisasi kemanusiaan Israel B’Tselem melaporkan bahwa kekerasan dan pengrusakan yang dilakukan pemukim sepenuhnya dilindungi oleh otoritas Israel. Kadang-kadnag tentara ambil bagian dalam penganiayaan; di lain waktu, mereka diam saja. Polisi tidak berupaya melakukan penyelidikan terhadap kejadian, atau pun mengambil tindakan untuk mencegah kekerasan terhadap warga Palestina.

Baca Juga: Tahanan Palestina Lanjutkan Aksi Mogok Makan di Hari ke-24

Banyak aktivis Palestina dan organisasi-organisasi kemanusiaan yang menyalahkan Israel karena telah mengembangkan budaya impunitas (nirpidana) atas kekerasan pemukim Israel terhadap warga Palestina.

Lebih dikenal dengan istilah “serangan label harga” , di mana para pemukim ekstrem Israel menggunakan kekerasan terhadap properti dan warga Palestina, untuk menunjukkan penentangan mereka atas pembatasan pemukim dan pos mereka di Tepi Barat.

Sekitar 500 ribu sampai 600 ribu pemukim Israel tinggal di pemukiman khusus Yahudi di sepanjang wilayah Yerusalem Timur dan Tepi Barat, di mana hal tersebut melanggar hukum internasional. (kimikim/palestineupdate)

About admin

Check Also

Perjalanan Masjid Al-Aqsha Sebagai Pusat Pengajaran Al-Quran

Masjid Al-Aqsha telah menjadi pusat ilmu pengetahuan sejak berabad-abad yang lalu. palestineupdate.com – Selain menjadi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *