WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda.
Ajukan Pertanyaan Anda Kepada Kami
Home / Berita / Penjarakan Pribumi Puluhan Tahun, Israel Haruslah Dihentikan

Penjarakan Pribumi Puluhan Tahun, Israel Haruslah Dihentikan

Seorang tahanan Palestina yang sudah dipenjarakan selama 26 tahun, meninggal dunia akibat kesehatan yang memburuk, juga dikarenakan lalainya pelayanan medis Israel.

Palestineupdate.com – Syahidnya seorang tahanan Palestina belum lama ini, telah memicu perbincangan hangat. Mengapa? Ini berkaitan dengan bermasalahnya masa tahanan yang dituduhkan oleh Israel untuk tahanan. Lalu, bagaimana kelanjutannya? Simak ulasan lengkap dalam berita Palestina berikut ini.

 

Baca Juga: Israel Langgar Hak-Hak Tahanan Palestina Selama Ramadhan

 

Sa’di Al-Gharabli, belum lama ini meninggal dunia di usia tua (75 tahun), di sebuah penjara Israel. Karena kondisi kesehatan yang memburuk, ia kemudian meninggal di pusat kesehatan Assaf Harofeh, menurut Handala Center for Detainees and Ex-detainees. Al-Gharabli sendiri berasal dari Jalur Gaza, dan ditahan oleh tentara Israel pada tahun 1994. Ia kemudian divonis hukuman seumur hidup.

Terkait dengan permasalahan yang dialami Al-Gharabli, Abdel-Naser Ferwana dari Komisi Urusan Tahanan mengungkapkan secara umum, “Penderitaan dari para tahanan Palestina diperburuk oleh kelalaian medis, yang disengaja oleh Otoritas Penjara Israel.”

“Otoritas penjara menolak perawatan medis yang diperlukan dan obat-obatan untuk para tahanan,” ungkapnya.

 

Baca Juga: 700 Tahanan Palestina Dibayangi Kematian di Penjara Israel

 

Ferwana melanjutkan, tahanan Palestina di Israel menjadi sasaran penyiksaan juga menerima tekanan fisik dan psikologis oleh otoritas penjara. “Mereka kehilangan (hak) kunjungan keluarga, yang menambah penderitaan mereka,” tambahnya.

Sementara itu, Otoritas Palestina memperkirakan bahwa lebih dari 5500 warga Palestina kini ditahan di dalam penjara-penjara milik penjajah. Menurut komisi, 51 tahanan Palestina telah dipenjara selama lebih dari 20 tahun.

Selain itu, sekitar 224 tahanan Palestina diperkirakan telah meninggal dunia di dalam penjara – sejak tahun 1967, lima di antaranya meninggal dunia tahun ini. Juga dari jumlah tersebut, komisi memperkirakan bahwa 73 tahanan meninggal karena penyiksaan dan 69 karena kelalaian medis.

 

Baca Juga: Bagaimana Para Tahanan Palestina Berjuang di Dalam Bui Israel?

 

Ditahan Paling Lama

Dari daftar tahanan yang mendapatkan masa penjara paling lama, ialah Kareem Younis (62 tahun) yang dipenjara pada tahun 1983, dan dikenai hukuman  seumur hidup atas tuduhan membunuh seorang tentara Israel.

Sementara itu, sepupunya yang bernama Maher Younis (61 tahun) telah menghabiskan waktu di penjara selama 37 tahun, untuk hukuman penjara seumur hidup dan tuduhan yang serupa.

Ferwana, yang dirinya juga seorang mantan tahanan, lantas menyeru untuk mengupayakan langkah-langkah legal dan politis terhadap Israel, demi memberikan perlindungan kepada tahanan Palestina dari tindak kekerasan Israel, serta menjamin pembebasan mereka. Ia juga menyerukan agar pihak internasional mengambil langkah-langkah serius, guna mengadili Israel atas praktik-praktik mereka terhadap tahanan. (kimikim/palestineupdate)

Sumber. Days of Palestine

 

 

About admin

Check Also

Suka Duka Idul Adha 1441 Hijriah di Negeri Anbia

Pribumi Palestina tetap berbahagia merayakan Idul Adha, walaupun penjajahan dan pandemi menjadi tantangan luar biasa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *