WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda.
Ajukan Pertanyaan Anda Kepada Kami
Home / Gaza / Serangan Udara Israel Sebabkan Mereka Kehilangan Kawan Baik

Serangan Udara Israel Sebabkan Mereka Kehilangan Kawan Baik

Perginya Ahmad ke sisi Sang Pencipta telah menimbulkan duka bagi kawan-kawannya. Hal ini terjadi setelah serangan udara Israel di pertengahan bulan November itu.

Palestineupdate.com – Serangan udara Israel pada pertengahan November 2019 lalu telah menyisakan luka, bukan hanya pada keluarga, tapi termasuk kerabat seperti Ahmad Al-Hatab – remaja 15 tahun yang kehilangan kawan baik; Ismail Abd Al-Al (16). Simak kelanjutan kisahnya di kabar Palestina hari ini.

Ketika itu, Ahmad Al-Hatab terkejut bukan main saat melihat berita di televisi, mengenai kawannya Ismail yang telah meninggal dunia.

Berita Palestina: Beberapa Fakta tentang Serangan Terbaru Israel ke Gaza

Keduanya telah menjadi teman dekat selama dua tahun terakhir. Mereka menghabiskan banyak waktu bersama dan ikatan persahabatan itu bisa menjadi lebih kuat – apabila Israel tidak bertindak sewenang-wenang.

Menjadi sangat sulit bagi Ahmad, saat ia harus menghadapi kenyataan setibanya di sekolah. Meski begitu, ia merasa teman-teman di kelas tidak mampu merasakan kehilangan yang dirasakannya.

Ia terkejut, bagaimana orang-orang lebih tertarik pada detail serangan – detail yang terlalu menyakitkan menurut seorang Ahmad.

berita palestina - para siswa di gaza kehilangan kawan akibat serangan udara israel - www.palestineupdate.com (2) - Palestine Update
Keterangan Foto: Kehilangan dirasakan setelah kepergian teman-teman yang meninggal dalam serangan. (Sumber. Electronic Intifada)

“Setiap orang membicarakan tentang apa yang terjadi pada Ismail, tapi aku tidak ingin mengetahuinya,” ungkap Ahmad. “Kami semua yang tinggal di Gaza berada dalam ancaman kematian. Saya (juga) merasa terancam saat berada di kamar tidur pribadi.”

Beberapa hari setelah serangan itu, Ahmad melihat sebuah mural yang di atasnya telah dilukis dengan potret Ismail – sebagai tanda kenangan. Mural itu termasuk ucapan perpisahan untuk Ismail dan kawan-kawan yang lain.

Selain itu, sepupu Ismail bernama Wisam Abd Al-Al (15) juga melalui waktu yang sulit saat di sekolah. Wisam bahkan ingin benar-benar bolos dari kelas setelah mendengar kematian Ismail. Akan tetapi, sang ayah membujuknya untuk pergi ke sekolah – berharap sang putra akan berhenti menahan emosinya.

berita palestina - salah satu sekolah di gaza yang rusak karena serangan udara israel - www.palestineupdate.com (3) - Palestine Update
Keterangan Foto: Salah satu sekolah di Gaza yang rusak akibat serangan udara terbaru Israel. (Sumber. Electronic Intifada)

“Ismail dulu sering pergi ke bengkel pertukangan setelah sekolah untuk membantu ayahnya,” kenang Wisam.

Alasan Kosong

Ismail adalah satu dari 30 lebih warga Palestina, yang meninggal dalam serangan intensif Israel pada periode 48 jam di bulan November lalu.

Seperti biasa, penjajah Israel mencoba menyampaikan bahwa tindakannya merupakan bentuk tanggapan atas “terorisme”.

Berita Palestina: Rangkuman Berita Terbaru Serangan Israel ke Gaza

Setelah serangan di bulan November lalu, para siswa di Gaza mengalami trauma. Karena hal tersebut, kementerian pendidikan lokal merekomendasikan agar para guru mengadopsi pendekatan yang fleksibel. (kimikim/palestineupdate)

 

Sumber. Electronic Intifada

 

About admin

Check Also

palestina hari ini - israel penjarakan warga palestina selama puluhan tahun - www.palestineupdate.com (1) - www.palestineupdate.com

Penjarakan Pribumi Puluhan Tahun, Israel Haruslah Dihentikan

Seorang tahanan Palestina yang sudah dipenjarakan selama 26 tahun, meninggal dunia akibat kesehatan yang memburuk, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *