WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda.
Ajukan Pertanyaan Anda Kepada Kami
Home / Artikel / Terlantar Antarkan Mereka pada Gua-gua di Tepi Barat

Terlantar Antarkan Mereka pada Gua-gua di Tepi Barat

Tidak cukup dengan menghancurkan rumah warga Palestina di Area C, Tepi Barat, penjajah secara tidak langsung sebabkan warga mendiami gua untuk tempat berlindung.

Palestineupdate.com – Selain di Jalur Gaza, pribumi yang merasakan betapa perihnya penjajahan adalah warga di Area C di Tepi Barat. Sering menjadi target penghancuran rumah, warga mau tak mau harus pindah ke dalam gua, demi mendapatkan tempat berlindung. Bagaimana kisah lengkap mereka? Simak ulasan kabar Palestina hari ini.

Di Area C yang dikontrol oleh Israel, ratusan warga Palestina mencari tempat bernaung di dalam gua, setelah pemerintah pendudukan Israel menghancurkan bangunan dan rumah milik pribumi.

Berita Palestina: Israel Perintahkan Penghancuran 40 Rumah dan Sekolah di Wilayah Badui

Di pinggiran kota Nablus di wilayah Tepi Barat terbentang tanah kosong bergunung-gunung. Sisa-sisa rumah yang tersebar di jajaran terpencil. Ruang tamu dengan perabotan yang tidak berdinding, bongkahan beton, logam hancur, dan tangki air yang berkarat, tersebar di antara debu dan puing-puing.

Di tahun 2016, pemerintah pendudukan Israel menghancurkan sejumlah bangunan dan mereka terus melakukan penyerbuan di area tersebut. Akan tetapi, di celah-celah bukit tersebut terdapat gua – tempat di mana para pengungsi Palestina tinggal dan menentang penjajahan.

Ratusan warga Palestina di Area C saat ini tinggal di dalam gua-gua. Seiring dengan tindakan Israel yang terus berlangsung, yakni menghancurkan rumah pribumi dan melarang perizinan pembangunan, warga Palestina telah menempati sejumlah gua di sekitar Nablus dan Al-Khalil (Hebron).

berita palestina - warga tepi barat tinggal di gua (2) - www.palestineupdate.com - Palestine Update
Keterangan Foto: Arafat, salah watu warga di Area C – Tepi Barat yang tinggal di dalam gua. (Sumber. The New Arab)

Pemerintah daerah di Al-Khalil (Hebron), Jibril Al-Bakri, “membuka” lima gua di area Ar-Rakeez, bagian timur desa Yatta pada bulan Februari. Ini merupakan kali pertama bagi sebuah lembaga pemerintahan Palestina memperbarui gua-gua tersebut.

Sekitar 60 persen wilayah di Tepi Barat masuk ke dalam bagian Area C. Di area tersebut, warga Palestina memerlukan sebuah izin pembangunan untuk membangun di atas tanah mereka sendiri, namun Israel jarang sekali memberikan izin untuk itu. Menurut sejumlah tokoh dari lembaga kemanusiaan B’Tselem, sejak 2006, hampir 1.500 rumah warga Palestina di Tepi Barat telah dihancurkan – menyebabkan lebih dari 6.500 warga menjadi tunawisma.

Arafat, pemuda berusia 20 tahun, bersama dengan pamannya yang bernama Yousef (34), yang meminta nama keluarganya untuk tidak dicantumkan, tumbuh dewasa di dalam gua. Tidak seperti kurang lebih 35 keluarga yang tinggal di dalam gua-gua di dekat Nablus, rumah keduanya tidak dihancurkan oleh tentara Israel. Mereka memiliki rumah di desa sekitar, namun memilih tinggal di dalam gua demi melindungi tanah mereka.

Berita Palestina: Israel Umumkan Pengusiran dan Penghancuran Perkampungan Palestina di Betlehem

“Alasan utama kami tinggal di sini adalah untuk menjaga tanah (kami), karena apabila saya meninggalkan tanah tersebut, para pemukim akan mengambilnya,” ungkap Yousef. Sebuah pemukiman ilegal Israel terletak di puncak sebuah gunung, yang terlihat jelas dari gua yang ditinggali Yousef dan Arafat.

Siapa yang akan menyangka bahwa pribumi di Palestina bahkan harus tinggal dalam sebuah gua? Tidak cukup dengan menghancurkan rumah-rumah warga, Israel juga membuat mereka mendiami gua? (kimikim/palestineupdate)

 

Sumber. The New Arab

 

About admin

Check Also

PU-5-Jericho; Kota Tertua Dunia yang Ada di Palestina-www.palestineupdate.com(1)

Jericho; Kota Tertua Dunia yang Ada di Palestina

Siapa sangka ternyata kota tertua di dunia berada di Palestina palestineupdate.com – Palestina sebagai negeri …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *