WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda.
Ajukan Pertanyaan Anda Kepada Kami
Home / Artikel / Tes DNA Buktikan Yahudi Saat Ini, Bukan Yahudi Dalam Al Quran

Tes DNA Buktikan Yahudi Saat Ini, Bukan Yahudi Dalam Al Quran

Asal-usul bangsa Yahudi yang saat ini menduduki Palestina masih menjadi perdebatan, klaim sepihak atas tanah yang dijanjikan hanya topeng untuk melegalkan penjajahan.

Palestineupdate.comPersoalan tentang asal-usul bangsa Yahudi yang menduduki Palestina hingga saat ini, masih mengalami simpang siur. Termuan terbaru menunjukan bahwa Yahudi-Israel yang menjajah Palestina bukanlah yang disebutkan dalam Al Quran. Fakta apa yang sebenarnya terjadi? Palestine update, portal berita Palestina hari ini, telah sajikan kabar Palestina terkini untuk anda.

Asal Usul Yahudi Saat Ini

Penduduk Israel yang mengklaim diri mereka sebagai kelompok Yahudi, selalu merasa bahwa mereka merupakan pewaris dari tanah Palestina. Namun, hingga hari ini tidak ada fakta yang dapat menunjukan klaim yang dilakukan sebelah pihak itu, selain menjadi sebuah alasan untuk menjajah Palestina, dan mengusir penduduk asli yang telah mendiami tanah yang diberkahi sekian lamanya. Peneliti sejarah, Ernest Renan melakukan penelusuran terhadap fakta dan asal-usul dari bangsa Yahudi, bahkan penelitian Ernest didukung dengan bukti-bukti ilmiah.

 

Berita Palestina: Blokade Sebabkan Pasar Qurban di Gaza Ambruk

Seperti dilansir dari laman Republika, disebutkan jika populasi Yahudi pada tahun 2010 telah mencapai 13,9 juta orang, dengan presentasi 60-80% sebagian besar merupakan Yahudi Ashkenazi. Selain itu, data sensus penduduk Israel pada tahun 2016 menunjukan sekitar 8,58 juta penduduk tinggal di wilayah Palestina yang dijajah Israel, sebanyak 6,45 juta orang diantaranya merupakan Yahudi, dengan didominasi oleh Yahudi Ashkenazi. Sisanya terdiri dari Yahudi Sephardi, Yahudi Mizrahi, orang-orang Arab (Muslim, Kristen, dan Druze) dan lain-lainnya.

Selain mendominasi jumlah penduduk, Yahudi Ashkenazi juga menjadi penduduk kelas pertama di Israel. Sementara penduduk Yahudi lainnya dinomor duakan. Hal ini juga tidak terlepas atas peran-peran hampir semua pendiri Israel berasal dari golongan Yahudi ini. Mulai dari Chaim Weizmann yang menjadi presiden pertama Israel, David Ben Gurion sebagai perdana menteri Israel, hingga Benjamin Netanyahu, perdana menteri Israel saat ini.

 

Berita Palestina: Pandemi dan Blokade Kompak Buat Layu Bisnis Bunga di Gaza

Fakta Hasil Tes DNA

PU-1-Tes DNA Buktikan Yahudi Saat Ini, Bukan Yahudi Dalam Al Quran-www.palestineupdate.com(2) - www.palestineupdate.com
                            (Potret sekelompok orang Yahudi/Mina News)

 

Seorang ahli genetika dari Universitas John Hopkins School of Public Health, Amerika Serikat, Eran Elhaik, melakukan serangkaian Tes DNA kepada Yahudi Ashkenazi. Kesimpulan yang didapatkan dari tes DNA tersebut mengungkapkan jika genom orang Yahudi Ashkenazi memiliki komponen Khazaria sebesar 30-38%. Sementara komponen Timur Tengah dalam DNA Yahudi Ashkenazi begitu kecil, sehingga sulit untuk mengatakan mereka berasal dari Kanaan atau Palestina. Hasil ini menunjukan bahwa sangat kecil kemungkinan orang Yahudi berasal dari Kerajaan Yudea atau Yehuda yang bermigrasi ke Eropa.

 

Berita Palestina: Setelah Nakba dan Naksa, Perjuangan Palestina Belum Selesai

 

Kendati demikian, seperti dilansir Republika, Elhaik mengungkapkan bahwa orang Khazar bukanlah satu-satunya nenek moyang Yahudi Eropa. Genom Yahudi adalah sebuah mosaik dari berbagai masyarakat kuno, dan asal-usulnya sebagian besar dari Khazar.

Elhaik juga menemukan unsur kesamaan antara Yahudi Ashkenazi dengan populasi Kaukasus jika ditinjau dari garis ayah (paternal line) ketika meneliti Y-Chomosom DNA maupun garis ibu (maternal line) ketika meneliti Mitochondrial DNA. Kesimpulan ini memberikan infomasi yang menarik bahwa kesamaan genom orang Yahudi Eropa itu tidak tersebar di seluruh kawasan Khazaria saja, tetapi terkonsentrasi pada satu titik kawasan di Pegunungan Kaukasus. Di mana banyak yang meyakini jika di tempat tersebutlah raja Dzulqarnain membangun tembok besi untuk mengunci Ya’juj dan Ma’juj. Dengan fakta tersebut, maka masih pantaskan klaim sebelah pihak yang dilakukan oleh Yahudi-Israel sebagai pewaris tanah Palestina yang diberkahi? (itari/palestineupdate)

(Sumber: Republika)

 

About admin

Check Also

Perjalanan Masjid Al-Aqsha Sebagai Pusat Pengajaran Al-Quran

Masjid Al-Aqsha telah menjadi pusat ilmu pengetahuan sejak berabad-abad yang lalu. palestineupdate.com – Selain menjadi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *