WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda.
Ajukan Pertanyaan Anda Kepada Kami
Home / Al-Aqsha / Zionis Israel Paksakan Kurikulum Pendidikan Rasis

Zionis Israel Paksakan Kurikulum Pendidikan Rasis

Zionis Israel mengumumkan kebijakan untuk kurikulum pendidikan di Israel, yang bersifat rasis.

Palestineupdate.com – Penjajah Israel kembali mengumumkan aturan kontroversial, di mana pada tahun ajaran baru ini, siswa-siswa di sekolah Israel akan diajarkan mengenai baca, tulis, dan materi “kewarganegaraan kelas dua Palestina di Israel”. Apa yang dimaksud dengan kabar mengejutkan tersebut? Simak kabar Palestina hari ini!

Pada bulan Agustus, Menteri Pendidikan (Israel) mengumumkan sebuah undang-undang –dikeluarkan pada tahun 2018 – yang mengodifikasikan supremasi (kekuasaan tertinggi, KBBI) Yahudi di wilayah, dan akan menjadi sebuah topik yang wajib — mulai bulan September ini.

Berita Palestina: Puma Buat Kampanye Lawan Rasisme, namun Sokong Zionis Israel

Akan tetapi, para pendidik, psikolog, dan orang tua dari siswa-siswa Palestina di Israel menentang perubahan tersebut. Kebijakan akan memaksa anak-anak belajar bahwa mereka “tidak lebih baik” dari penduduk Yahudi – untuk bisa masuk ke universitas.

berita palestina - mahasiswa-mahasiswa palestina (3) - www.palestineupdate.com - Palestine Update
Keterangan foto: Mahasiswa-mahasiwa Palestina di Universitas Bethlehem, Tepi Barat. (Sumber. Bethlehem University)

Pendidikan di Israel terpisah, di mana siswa Yahudi dan Arab diajarkan di sekolah yang berbeda baik untuk tingkat sekolah dasar atau pun sekolah menengah pertama — di bawah administrasi Menteri Pendidikan.

“Mereka ingin mengajarkan anak-anak kami bahwa Yahudi adalah pemilik yang sah dari tanah ini, dan kami di sini adalah tamu, bahwa sebagai orang Arab, mereka tidak memiliki hak hidup yang setara dengan Yahudi,” ungkap Jihad Abu Rayya, pengacara sekaligus aktivis politik di Haifa.

“Bahwa sebagai siswa-siswa Arab, mereka harus mempelajari informasi ini agar bisa lulus ujian – bayangkan betapa menghinakannya ini? Inilah yang mereka inginkan dari adanya undang-undang tersebut: mempermalukan kami.”

‘Materi Rasis’

Yousef Jabareen, salah satu anggota parlemen Israel, memperdebatkan bahwa memasukkan undang-undang Israel ke dalam kurikulum pendidikan merupakan eskalasi serius di pihak pemerintah, yang bisa memiliki konsekuensi tidak terduga.

berita palestina - Yousef Jabareen (2) - www.palestineupdate.com - Palestine Update
Keterangan foto: Yousef Jabareen, salah satu anggota parlemen Israel. (Sumber. Middle East Eye)

Langkah yang diambil tersebut, ucapnya, tidak hanya dikarenakan Israel tengah menjajakan narasi Zionis Yahudi yang eksklusif, tapi juga memperkenalkan apartheid pada dunia pendidikan.

“Dalam keadaan normal, mata pelajaran kewarganegaraan dimaksudkan untuk mengajarkan nilai-nilai demokrasi sebagai hak manusia, dan hak atas kesetaraan dalam kewarganegaraan,” ucap Jabareen.

“Israel, bagaimanapun, tengah mengajarkan siswa bahwa Yahudi memiliki supremasi nasional melebihi minoritas. siswa-siswa Arab akan mempelajari bahwa tanah ini diperuntukkan bagi Yahudi, dan bahwa mereka harus menerima inferioritas serta kewarganegaraan kelas dua.”

Dirinya menambahkan, “Saya tidak berpikir ada negara lain di dunia ini, yang mendorong pengajaran materi rasis semacam itu, yang mendorong supremasi Yahudi saja dan kolonisasi.” (kimikin/palestineupdate)

 

Sumber. Middle East Eye

 

About admin

Check Also

PU - Boikot Israel www.palestineupdate.com

Misi Kemanusian Dalam Gerakan Boikot Israel

Fakta menarik seputar gerakan pemboikotan Israel. palestineupdate.com – Pemboikotan Israel merupakan salah satu gerakan yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *